Bagikan:

JAKARTA - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ke Balai Kota DKI Jakarta.

Salah satu maksud kedatangan Agus adalah menawarkan lahan lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan, dan RS pengayoman di Cipinang, Jakarta Timur untuk ditukar dengan aset milik Pemprov DKI.

Jika Pramono setuju, Agus juga meminta aset Pemprov DKI yang kelak menjadi lokasi pemindahan Lapas Cipinang ditempatkan di lahan yang lebih besar.

"Kami mohon dukungan untuk kemungkinan di Cipinang, kita dialihkan ke tempat lain yang lebih luas," kata Agus di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 7 Agustus.

Menurut Agus, dengan menggunakan lahan lapas milik Kementerian Imipas itu, Pemprov DKI bisa mengembangkan kegiatan ekonomi warga Jakarta yang cukup strategis.

"Kami juga membuka peluang buat pemerintah DKI dengan aset kita yang ada di Cipinang, beliau berkenan untuk mengembangkan dari aspek ekonomi daerah Cipinang," ucap Agus.

Agus berharap Pramono bersedia dengan penawaran tersebut. Sebab, menurutnya, Pramono merupakan pejabat yang telah memahami berbagai persoalan pemerintah pusat, salah satunya adalah kelebihan kapasitas lapas dan rutan.

"Kebetulan beliau juga dari pemerintah, beliau lama di Sekretariat Negara. Tentunya memahami betul bagaimana kondisi terutama di pemasyarakatan," jelasnya.

Melanjutkan, Pramono mengaku akan memberikan dukungan perihal apa yang diminta dan ditawarkan oleh Agus kepada Pemprov DKI.

"Karena saya meyakini apa yang diusulkan oleh pak Menteri itu pasti akan memberikan manfaat yang banyak bagi Jakarta sendiri, bagi para warga binaan, dan kan punya program yang nanti sudah menjadi arahan Presiden. Ya, kami akan memberikan support (dukungan) untuk itu, support sepenuhnya," kata Pramono.