JAKARTA - Kemungkinan pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin bergantung pada kemajuan yang dapat dicapai dalam mempertemukan posisi kedua belah pihak terkait penyelesaian damai konflik di Ukraina, ujar Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.
"Saya tidak tahu apakah itu akan terjadi minggu depan atau tidak. Saya pikir itu akan sangat bergantung pada seberapa banyak kemajuan yang dapat kita capai," ujarnya dalam sebuah wawancara dengan Fox Business, dikutip dari TASS 7 Agustus.
Menlu Rubio menambahkan, ia belum dapat mengatakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kemajuan dalam masalah ini.
Presiden Trump kemungkinan akan bertemu Presiden Putin paling cepat minggu depan, ujar seorang pejabat Gedung Putih pada Hari Rabu, seiring AS melanjutkan persiapan untuk menjatuhkan sanksi sekunder, termasuk kemungkinan terhadap Tiongkok, guna menekan Moskow agar mengakhiri perang di Ukraina.
The New York Times melaporkan, Presiden Trump memberi tahu para pemimpin Eropa melalui panggilan telepon pada Hari Rabu, Ia bermaksud bertemu dengan Presiden Putin dan kemudian menindaklanjutinya dengan pertemuan trilateral yang melibatkan Pemimpin Rusia dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
"Ada kemungkinan besar akan ada pertemuan dalam waktu dekat," kata Trump kepada para wartawan, melansir Reuters.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan: "Rusia menyatakan keinginan mereka untuk bertemu dengan Presiden Trump, dan Presiden terbuka untuk bertemu dengan Presiden Putin dan Presiden Zelensky."
BACA JUGA:
Pertemuan tatap muka semacam itu akan menjadi yang pertama antara presiden AS dan Rusia yang sedang menjabat sejak Joe Biden bertemu Putin di Jenewa pada Juni 2021, sekitar delapan bulan sebelum Rusia melancarkan serangan terbesar terhadap negara Eropa sejak Perang Dunia Kedua.
Pejabat Gedung Putih mengatakan, kemungkinan lokasi untuk pertemuan langsung para pemimpin belum ditetapkan.
Kemungkinan pertemuan ini mencuat kembali setelah Presiden Trump memuji pertemuan Utusan Khusus AS Steve Witkoff dengan Presiden Putin di Kremlin pada Hari Rabu sebagai hal yang konstruktif.