Bagikan:

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melihat kondisi Jakarta International Stadium (JIS) setelah nantinya dilakukan pembenahan infrastruktur.

Hal ini diungkapkan Pramono dalam acara Jakarta Future Festival di Taman Ismail Marzuki yang juga dihadiri Anies.

"Saya tadi katakan sama Mas Anies. Mas, kapan lihat persija main di JIS?" ungkap Pramono, Minggu, 15 Juni.

Pramono mengaku akan mengajak Anies untuk menonton pertandingan Persija Jakarta yang kelak kembali digelar di JIS setelah dibenahi. Pramono yakin Anies pasti akan takjub.

"Nanti kalau jembatannya sudah jadi, kemudian tempat parkirnya sudah baik, atmosfernya pasti beda banget ketika Mas Anies nonton. Karena apa? Tuan rumahnya saya. Tuan rumahnya orang yang baik, bukan orang membuat Mas Anies merasa tidak nyaman," urai Pramono.

Dalam kesempatan itu, Pramono mengaku tetap memperhatikan legasi atau warisan Gubernur DKI Jakarta terdahulu. Salah satunya adalah JIS yang didirikan sejak kepemimpinan Anies pada tahun 2019 lalu.

"Dulu JIS, terus terang, kalau tidak diselesaikan persoalan paling mendasar, supaya JIS itu benarbenar termanfaatkan secars baik, pasti orang akan merasa bahwa JIS jadi beban. Tetapi saya karena enggak punya beban, semua yang baik dari gubernur-gubernur sebelumnya saya lanjutkan," jelasnya.

Ia membedah, salah satu persoalan utama JIS yang menjadi keluhan masyarakat adalah keterbatasan lahan parkir untuk pengunjung.

Sehingga, Pemprov DKI tengah merencanakan pembangunan jembatan dari JIS menuju Ancol sebagai penghubung. Hal ini memudahkan warga yang mengunjungi JIS dengan memarkirkan kendaraannya di Ancol.

"JIS dengan Ancol butuh disambungkan jembatan kurang lebih 300 meter. Kenapa kalau orang nonton, misalnya kemarin (konser) Maroon5 ataupun Dewa19 dan sebagainya, semua mengeluh karena parkirnya memang problem," jelas Pramono.

"Kalau kemudian bisa parkir di Ancol, kemudian ada shuttle bus atau apapun yang nanti menghubungkan antara Ancol dan JIS, di ancol itu parkir 10 ribu mobil juga bisa. Itu akan betul-betul menyelesaikan persoalan dasarnya," tambahnya.