JAKARTA - Ukraina akan memutuskan langkah selanjutnya untuk perundingan damai di Turki setelah ada kejelasan mengenai keikutsertaan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menantang Putin untuk menghadiri perundingan yang direncanakan di Istanbul pada Kamis secara langsung. Jika Putin setuju untuk bergabung, itu akan menjadi pertemuan pertama antara para pemimpin kedua negara yang bertikai tersebut sejak Desember 2019.
"Semuanya akan bergantung pada apakah Putin takut datang ke Istanbul atau tidak. Berdasarkan tanggapannya, pimpinan Ukraina akan memutuskan langkah selanjutnya," kata sumber diplomatik tersebut dilansir Reuters, Rabu, 14 Mei.
Sementara Kremlin mengatakan delegasi Rusia akan berada di Istanbul pada Kamis untuk kemungkinan pembicaraan dengan Ukraina, tetapi tidak mengungkapkan siapa yang akan hadir dari pihak Moskow.
BACA JUGA:
Kremlin juga tidak mengklarifikasi apakah Putin akan datang.
Pembicaraan langsung antara negosiator Ukraina dan Rusia terakhir kali terjadi di Istanbul pada bulan Maret 2022 pada minggu-minggu awal invasi Rusia.
Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya mungkin akan mengunjungi Turki untuk pembicaraan tersebut sebagai bagian dari perjalanannya ke Timur Tengah minggu ini tetapi mengatakan dia tidak tahu apakah Putin akan muncul.
Zelenskyy mengatakan prioritasnya adalah mengamankan gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari.