Bagikan:

JAKARTA - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian menyoroti rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang ingin memperpanjang jam operasional museum dan perpustakaan di Jakarta hingga pukul 23.00 WIB.

Justin mengingatkan Pramono untuk tidak menambah anggaran museum dan perpustakaan hingga membengkak. Sebab, bertambahnya waktu operasional tersebut pasti membutuhkan penambahan jumlah pegawai hingga biaya operasional.

"Kalau mau buka malam, sesuai kebutuhan saja. Dibutuhkan atau tidak. Membeludaklah kunjungan warga ke perpustakaan daerah. Jangan ini jadi pos anggaran baru lagi," kata Justin kepada wartawan, Minggu, 4 Mei.

Lagipula, menurut Justin, saat ini kebanyakan pengunjung museum dan perpustakaan di Jakarta dipancing dari program dan kegiatan yang diselenggarakan Pemprov DKI.

"Banyak anak-anak sekolah yang bahkan dibiayai oleh Dinas Perpustakaan, Dinas Pendidikan juga. Bahkan kalau yang dari Pulau Seribu, kalau ke sini disediain juga transportasinya. Jadi pengunjungnya enggak organik," tutur Justin.

Jika Pramono ingin memberi ruang yang lebih luas untuk menunjang masyarakat dalam memenuhi kebutuhan penyerapan beragam ilmu, Justin menyarankan Pemprov DKI fokus mengembangkan platform digital.

"Kita ada websitenya dan di situ bisa pinjam buku. Jadi saya kira kita yang efisien saja yang sesuai dengan perkembangan zaman, kalau kita sudah telontorkan dana banyak untuk online perpustakaan ini," jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Pemprov DKI akan memperpanjang waktu operasional museum dan perpustakaan di Jakarta. Rencananya, museum dan perpustakaan bakal dibuka hingga pukul 23.00 WIB.

"Museum akan kami buka, tidak hanya sampai dengan jam 5 sore. Termasuk perpustakaan, perpustakaan akan kami buka sampai malam mungkin jam 10 atau jam 11 (malam)," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 2 Mei.

Menurut Pramono, perpanjangan jam operasional museum hingga perpustakaan memberi kesempatan para pelajar dan pemuda di Jakarta untuk lebih luang dalam menunjang kebutuhan belajar mereka.

"Kita akan segera lakukan karena ini merupakan bagian untuk memberikan pendidikan dan juga kesempatan kepada anak-anak yang membutuhkan untuk berada di perpustakaan Itu yang kami sampaikan," urai Pramono.