JAKARTA - Duta Besar Republik Chile untuk Indonesia H.E. Mario Ignacio Artaza mendukung proses aksesi Indonesia dalam Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). Hal itu dikatakannya saat menyambangi kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Jumat 14 Maret.
Proses Chile untuk tergabung dalam OECD cepat, Dubes Mario kemudian berbagi solusi ke Indonesia agar lancar dalam proses aksesi OECD dan Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Menurutnya, Indonesia sebaiknya melibatkan lebih banyak dukungan dari negara-negara Amerika Latin dalam proses aksesi tersebut.
“Kami memiliki pandangan yang baik terkait usaha Indonesia untuk melakukan aksesi terhadap dua blok ekonomi yang sangat signifikan secara global, yaitu OECD dan CPTPP. Keikutsertaan pada kedua blok tersebut dapat meningkatkan standar secara signifikan,” ujar Mario dalam siaran pers Kemenko Perekonomian, Jumat 16 Maret.
Menanggapi hal tersebut, Airlangga mengapresiasi komitmen Chile mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam mengupayakan transformasi ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berterima kasih atas dukungan Chile dalam proses aksesi Indonesia, dan khususnya, atas masukan-masukan yang berharga," ungkap Airlangga.
Dari sisi hubungan ekonomi bilateral, kedua pihak menegaskan komitmennya untuk terus memperdalam kerja sama dalam kerangka Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA), termasuk komitmen penyelesaian negosiasi pada chapter Investasi.
"IC-CEPA merupakan perjanjian perdagangan paling komprehensif yang dimiliki oleh Chile. Hal ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang investasi dan menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif bagi pelaku usaha kedua negara,” imbuh Mario.
Sebagai catatan, volume perdagangan antara Indonesia dan Chile meningkat hingga dua kali lipat selama periode tahun 2020 – 2024, dengan neraca perdagangan surplus bagi Indonesia. Peningkatan tersebut salah satunya didukung oleh rangkaian kerja sama ekonomi komprehensif di bawah kerangka IC-CEPA.
BACA JUGA:
Sebagai gestur resiprokal, Airlangga menyampaikan Indonesia mendukung terhadap aksesi Chile pada Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) serta mengapresiasi potensi bergabungnya Chile ke dalam blok ekonomi kawasan Asia-Pasifik tersebut.
“Jika Chile resmi bergabung RCEP, kami yakin jaringan perdagangan dan investasi di kawasan Asia-Pasifik akan semakin diperkuat,” pungkas Airlangga.
Adapun, pertemuan Airlangga dan Mario juga menegaskan eratnya hubungan kemitraan strategis antara Indonesia dan Chile, serta komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tengah tantangan geopolitik yang kian meningkat.