Bagikan:

JAKARTA - Menteri luar negeri Finlandia Valtonen mengatakan sikap Washington terhadap Rusia sepertinya tidak akan mengakhiri perang di Ukraina. Presiden Donald Trump disebut kemungkinan besar akan mengetahui hal ini pada akhirnya.

Elina Valtonen mengatakan "sedikit khawatir" dengan perintah AS baru-baru ini untuk menghentikan operasi siber ofensif terhadap Rusia selama negosiasi yang bertujuan mengakhiri perang Ukraina.

“Ini mungkin bagian dari strategi besar yang dipilih Gedung Putih untuk melihat apakah tindakan ini dapat mengarah pada perdamaian, secara efektif menenangkan Rusia dan memberikan tekanan pada Ukraina,” kata Valtonen dilansir Reuters, Selasa, 4 Maret.

“Dalam pandangan pribadi saya, hal ini seharusnya terjadi sebaliknya, dan saya yakin Presiden Trump dan timnya akan menyadari bahwa hal ini mungkin tidak akan berhasil,” kata Valtonen pada pertemuan publik di lembaga pemikir Chatham House.

Trump mengubah kebijakan AS mengenai Ukraina dan Rusia setelah menjabat pada bulan Januari, membuka pembicaraan dengan Moskow dalam pembalikan yang berpuncak pada konfrontasi eksplosif dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Gedung Putih pada hari Jumat.

Trump kini menghentikan bantuan militer ke Ukraina menyusul bentrokan dengan Zelenskyy.