JAKARTA - Diyakini tidak ada satu pun orang yang selamat dari tabrakan di udara yang terjadi antara pesawat Bombardier CRJ700 American Airlines dan helikopter Black Hawk Angkatan Darat AS. Petugas kini berjibaku mengevakuasi korban dari reruntuhan puing pesawat di sungai Potomac yang melintasi Washington DC, Amerika Serikat.
Berikut fakta-fakta terkini alias terbaru dari tabrakan American Airlines-Black Hawk.
Jenazah ditemukan
Sebanyak 27 jenazah dari pesawat American Airlines dan satu dari helikopter militer telah ditemukan.
Dilapoorkan ada 64 orang di dalam jet penumpang dan tiga orang di helikopter.
Kedua penerbangan tersebut menggunakan pola standar: Kedua penerbangan berada pada “pola penerbangan standar” masing-masing ketika kecelakaan terjadi, kata Menteri Perhubungan Sean Duffy.
“Hal ini biasa terjadi pada pesawat militer yang terbang di sungai dan mendarat di DCA,” kata Duffy.
Badan pesawat ditemukan
Puing-puing jet American Airlines pecah, kata Duffy.
Heran dengan pergerakan Black Hawk: CEO American Airlines tampaknya menyalahkan helikopter atas tabrakan tersebut.
“Saat ini kami belum mengetahui mengapa pesawat militer tersebut menghalangi jalur pesawat PSA,” kata CEO American Airlines Robert Isom, dilansir CNN, Kamis,30 Januari.
Tabrakan “dapat dicegah”
“Kami akan menunggu sampai semua informasi masuk dari sudut pandang ini, tapi apa yang saya lihat sejauh ini, apakah menurut saya hal ini dapat dicegah? Tentu saja,” kata Duffy.
BACA JUGA:
Bandara dibuka kembali
Bandara Nasional Reagan akan dibuka kembali pada hari Kamis pukul 11 pagi waktu setempat atau pukul 23.00 WIB, meskipun pemulihan jenazah dan puing-puing pesawat terus berlanjut. Masing-masing maskapai penerbangan berhak menentukan apakah ada penerbangan yang ditunda atau dibatalkan.
Namun “semuanya dinyatakan aman” mengizinkan pesawat untuk mendarat lagi, kata CEO Otoritas Bandara Metropolitan Washington Jack Potter.