IHSG Rabu Dibuka Kembali Menghijau ke Level 5.955,51

IHSG Rabu Dibuka Kembali Menghijau ke Level 5.955,51

Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

Bagikan:

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Rabu 5 Februari dibuka. IHSG dibuka menguat 33,1 poin atau 0,56 persen ke 5.955,51.

Pada pembukaan perdagangan, terdapat 33 saham menguat, 1 saham melemah, dan 11 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp52,6 miliar dari 7,7 juta lembar saham yang diperdagangkan.

 

Indeks LQ45 naik 8,61 poin atau 0,9 persen menjadi 973,45, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,79 poin atau 0,6 persen ke 643,43, dan indeks IDX30 naik 4,69 poin atau 0,9 persen ke 532,74.

 

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, perdagangan Rabu ini akan melanjutkan laju positifnya pada perdagangan kemarin yang naik 0,65 persen ke level 5.922,34. Hari ini investor akan fokus pada rilis data ekonomi baik global maupun dalam negeri.

 

"Investor akan terfokus pada data Indeks kinerja sektor jasa di Tiongkok," kata Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi dalam riset tertulisnya.

 

Sementara dari dalam negeri, fokus investor akan tertuju pada rilis data pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2019. Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi hari ini pada pukul 11.00 WIB.

 

Secara teknikal, IHSG diprediksi bergerak mencari arah baru alias terkonsolidasi dan mencoba bertahan di zona hijau. "Dengan level support dan resistance di rentang 5.900-6.000," katanya.

 

Pagi ini, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik Rp40 atau 3,15 persen ke Rp1.310, saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp70 atau 3,14 persen ke Rp2.300, dan saham PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) naik Rp8 atau 3,03 persen ke Rp272.

 

Sementara itu saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX) turun Rp9 atau 15,25 persen ke Rp50, saham PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) turun Rp10 atau 14,2 persen ke Rp60, dan saham PT Martina Berto Tbk (MBTO) turun Rp10 atau 12,05 persen ke Rp73.