Melihat Surga Ikan Hias di Kawasan Menteng

Melihat Surga Ikan Hias di Kawasan Menteng

Salah satu akuarium yang terpampang di Bursa Ikan Hias Jalan Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat (Wardhany Tsa Tsia/VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Memelihara binatang bisa jadi obat penghilang penat setelah seharian bekerja. Hanya saja, tak semua orang punya tempat yang luas untuk memelihara anjing atau kucing. Kalau sudah begini, memelihara ikan di dalam akuarium yang lengkap dengan hiasan tanaman laut atau terumbu karang untuk akuarium air asin bisa jadi salah satu alternatif.

Minggu ini, tim VOI menyempatkan diri untuk berjalan-jalan ke daerah Menteng, tepatnya di Bursa Ikan Hias Jalan Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat. Di sini, berbagai jenis ikan dari air tawar hingga air laut lengkap dijual. Misalnya tak ingin membeli, cuci mata sambil melihat ikan atau pun binatang air lainnya seperti kura-kura bisa Anda lakukan.

Bursa Ikan Hias Jalan Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat (Wardany Tsa Tsia/VOI)

Begitu masuk ke dalam bursa ikan hias ini, kami langsung tertarik masuk ke dalam salah satu kios yang dikelola oleh Hasan (45). Saat itu, Hasan sedang tak melayani pembeli. Maklum saja, ketika kami datang, cuacanya sedang mendung dan sedikit gerimis.

Kami membuka obrolan sambil menunjuk salah satu ikan yang dijual Hasan, yaitu ikan arwana dengan jenis super red.

"Kalau ikan arwana ini kami jual Rp25 juta," kata dia saat kami temui di kiosnya, Minggu, 12 Januari.

Ikan arwana yang dijual di Bursa Ikan Hias Jalan Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat (Wardany Tsa Tsia/VOI)

Pria yang sudah berjualan di bursa ikan hias ini sejak 1992 ini menyebut dirinya menjual berbagai jenis ikan hias, baik air tawar maupun air laut. Hanya saja, menurut dia, saat ini para pembeli yang mampir ke tokonya lebih banyak mencari ikan hias air laut. Alasannya, karena lebih murah.

"Kalau sekarang sih orang lebih cari ikan air laut. Soalnya, lebih murah sih ikannya. Cuma emang lebih ribet perawatannya karena yang pelihara harus rajin beli air lautnya," jelas Hasan.

"Ada nemo, butterfly, zebra, blue devil itu murah-murah harganya Rp10 - Rp20 ribu sudah dapat," imbuh dia sambil mengatakan dia juga menjual air laut yang satu kantongnya dia jual seharga Rp12 ribu dengan ukuran 12 liter air.

Jika ingin yang agak mahal sedikit, dia juga menjual ikan hiu dengan jenis sirip hitam. Satu ekor ikan ini dibanderol dengan harga Rp2,5 juta.

"Itu ikan hiu sirip hitam kita ada juga tapi peliharanya harus di aquarium yang besar ya. Soalnya ukuran maksimal bisa sampai 60cm. Saran saya juga enggak buat yang pemula," ujarnya saat kami tanyakan soal ikan hiu yang ada di akuarium air asin di belakang tokonya.

Ikan hiu sirip hitam (Wardany Tsa Tsia/VOI)

Hasan mengaku, dari berdagang ikan hias baik air laut dan tawar dia bisa mendapatkan omset sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta.

"Tapi tergantung juga, kadang bisa kurang dari itu apalagi kita ramainya cuma hari Sabtu atau Minggu, pas liburan gitu," katanya yang kemudian sibuk melayani pembeli yang datang.

Setelah puas melihat ikan di kios milik Hasan, kami juga mendatangi salah satu kios yang menjual ikan koi yang dijaga oleh Jangkung.

Kepada kami, dia mengatakan, walau sekarang ikan hias air laut sedang jadi incaran para pembeli tapi ikan koi masih tetap jadi primadona.

Para penghobi ikan koi, kata dia, bahkan tak sungkan mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah, tergantung warna ikan dan ukurannya. Semakin langka coraknya, maka harganya akan semakin mahal.

"Masih banyak juga kok penghobi atau pemula yang cari ikan koi ini. Cuma, ikan koi ini kan kalau mau pelihara ya agak ribet karena filter airnya harus benar-benar dijaga. Kalau enggak matinya cepat nanti ikannya," kata Jangkung saat ditemui di kiosnya.

Ikan koi (Wardany Tsa Tsia)

"Jadi enggak bisa cuma sekadar taruh aja di kolam, wah, celaka kalau begitu bisa mati semua ikan koinya," imbuhnya sambil tertawa.

Selain para penjual, kami pun sempat ngobrol dengan salah satu pembeli yang datang ke bursa ikan hias itu. Eva (40) warga Manggarai, mengaku dia sengaja datang di hari Minggu bersama suaminya. Dia menyebut dirinya memang baru-baru ini saja tertarik membeli ikan hias dan pilihannya jatuh kepada ikan koi.

"Beli ikan koi buat di kolam, soalnya warnanya bagus. Buat ngisi kolam pas lagi santai-santai gitu kita lihat," ungkapnya.

Adapun alasannya dia datang ke bursa ikan hias ini, karena banyak penjualnya dan harganya pun terhitung lebih murah di tempat lain. Selain itu, bursa ikan hias ini juga lengkap menjual berbagai aksesoris atau perlengkapan lainnya seperti makanan ikan dan filter untuk akuarium maupun kolam.

Salah satu pembeli ikan koi (Wardhany Tsa Tsia/VOI)