Menjajal Belanja Tanpa Kemasan Plastik

Menjajal Belanja Tanpa Kemasan Plastik

Berbelanja tanpa kemasan plastik di The Bulkstore & co. (Wardhany Tsa Tsia/VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Jika Anda sedang libur Natal dan Tahun Baru, dan ingin mencoba sensasi belanja bulanan yang berbeda, mungkin menjajal belanja di The Bulkstore.co bisa jadi pilihan yang menarik buat Anda. Toko ini terletak di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Toko yang tidak terlalu besar ini, buka pada pukul 08.30 WIB dan tutup pada pukul 21.30 WIB. Berbagai macam barang tersedia di toko ini, seperti bumbu dapur, teh, kopi, cokelat, kacang-kacangan, suplemen kesehatan bahkan pupuk kompos pun ada di sini.

Tim VOI sempat mampir ke Bulkstore & co. Kami datang sekitar pukul 11.30 WIB dan saat itu baru kami yang datang mengunjungi toko tersebut.

Mengetahui kami yang kebingungan dengan sistem belanja di toko ini, salah satu pegawai toko yang berjaga yaitu Fatin akhirnya mendampingi kami.

"Kalau di sini memang semua self service ya, kak. Biasanya orang kalau datang ada yang sudah bawa wadah sendiri tapi ada juga yang memang iseng pengen coba, jadi kami sediakan berbagai wadah yang bisa reusable juga," kata Fatin saat berbincang dengan kami di tokonya, Sabtu, 28 Desember.

Jenis-jenis wadah yang mereka sediakan pun beragam dengan harga berbeda-beda. Untuk satu tas kertas dihargai Rp1.000 dan bisa digunakan untuk rempah-rempah, teh, maupun kopi.

Ada juga toples atau jar dengan berbagai ukuran, dan juga untuk yang butuh kantong plastik, di toko ini juga tersedia tapi bukan kantong plastik biasa melainkan thelo bag, yang bisa terurai jika terkena air dengan harga Rp3.000 untuk ukuran besar.

Fatin menyebut, tokonya ini sebenarnya buka sudah sejak enam bulan yang lalu yaitu di bulan Mei 2019. Menurutnya, sudah cukup banyak masyarakat yang tahu dengan keberadaan toko ini, dan tak jarang juga mereka menjadi pelanggan tetap di tempatnya bekerja.

"Mereka kebanyakan yang ke sini kan orang-orang yang aware ya dengan sampah plastik. Kan wadah yang dipakai juga wadah reusable," ungkapnya.

Dia menjelaskan biasanya yang paling banyak dicari oleh pelanggan di tokonya adalah superfruit, seperti chia seeds, raisin, dan blueberry kering yang dijual satuan gram dan para konsumen bisa bebas mengambil dan disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Kami pun menjajal berbelanja di sana. Fatin menyarankan pada kami untuk membeli teh dari bunga chamomile.

"Dia bisa diseduh langsung ditambah madu, enak. Cocok buat yang sedang kurang enak badan dengan cuaca seperti sekarang ini," katanya.

Mengikuti saran Fatin, kami pun mengambil toples besar berisi bunga chamomile yang sudah dikeringkan. Saat dibuka, aroma chamomile langsung menyeruak hidung. Sendok pun sudah siap di dalam toples tersebut, kami tinggal menciduk seberapa banyak yang dibutuhkan.

Untuk harganya, satu gram bunga chamomile kering ini dibanderol Rp2.600. Kami mengambil sekitar lima gram, artinya, total yang harus kami bayar sekitar Rp13ribu.

Tak cukup chamomile, kami juga tertarik untuk membeli daun peppermint yang juga bisa diseduh menjadi teh. Seperti saat membuka toples chamomile, saat kami membuka toples daun peppermint kering itu, aroma mint menyeruak hidung. Menyegarkan aromanya.

Total kami membeli lima gram daun peppermint kering dengan harga Rp9ribu. Untuk daun peppermint yang aromanya menyegarkan ini, satu gramnya dibanderol dengan harga Rp1.800.

Kami pun sempat berkeliling toko tersebut. Mereka ternyata juga menjual sabun produk mereka sendiri dan handmade serta dijamin menggunakan bahan organik. Tak hanya sabun, ada juga sampo serta kondisioner.

Uniknya, mereka menjualnya bukan dalam bentuk botol melainkan dalam bentuk dispenser dan para pengunjung yang ingin membeli tinggal menyiapkan wadah yang sudah mereka bawa.

Selain itu, jika iseng ingin mencari minuman keras di sini juga tersedia fruitwine dengan kadar alkohol mencapai 14 persen. Fruitwine ini hadir dengan aneka ragam rasa seperti salak pondoh, kopi, mangga, dan pisang.

"Kalau wanita biasanya sukanya yang salak pondoh, karena dia lebih smooth. Kalau laki-laki kebanyakan ngambil yang kopi. Dia homemade kak, langsung supplier bikin," ungkapnya.

Jika mencari makanan ringan, beragam cemilan juga tersedia di sana. Kale crispy, kacang almond, cokelat pun di jual ke sana. Minum jamu pun juga bisa kamu lakukan di The Bulkstore & co. karena mereka juga menjual berbagai jamu seperti beras kencur, jahe rempah, kunyit asam, hingga bir pletok.

Semua minuman ini, dikemas dalam botol kaca kecil dan dijual dengan harga berkisar Rp30 ribuan. Selain itu, ada juga jamu model curah yang hitungannya per liter dan bisa dituang langsung ke botol minum yang Anda bawa.