أنشرها:

YOGYAKARTA – Fadli Zon merupakan Menteri Kebudayaan di Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Artikel ini akan membahas perjalanan Fadli Zon sebagai penggiat budaya dan seni.

Dikutip dari Antara, dalam momen serah terima jabatan menteri di Gedung Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Jakarta pada Oktober 2024 lalu, Fadli sudah menaruh minat pada budaya sejak lama, bahkan sebelum terjun ke dunia politik.

“Saya mungkin dikenal sebagai seorang politisi, namun sebetulnya latar belakang saya ada budaya. Saya ini sebetulnya orang budaya yang masuk politik, bukan orang politik yang masuk budaya. Jadi, saya punya passion sebenarnya lebih banyak di budaya ketimbang politik, ucap Fadli Zon.

Perjalanan Fadli Zon Sebagai Penggiat Budaya dan Seni

Perjalanan Fadli Zon sebagai penggiat budaya dan seni dimulai sejak ia masuk jurusan Sastra Rusia Fakultas Sastra Universitas Indonesia (kini FIB UI). Kecintannya terhadap seni dan budaya juga disalurkan melalui karya buku, musik, hingga film.

Semasa kuliah, Fadli aktif di berbagai organisasi, baik di dalam maupun di luar kampus . Selain itu, ia juga aktif di kegiatan seni dan budaya dengan bergabung di Teater Sastra UI.

Di kalangan aktivis, Fadli dikenal sebagai sosok yang sering memimpin demonstrasi. Meski aktif di organisasi dan kegiatan senin, Fadli tidak meninggalkan prestasi akademiknya. Dia pernah menjadi mahasiswa berprestasi (Mawapres) I tingkat Universitas Indonesia dan Mawapres III tingkat nasional.

Tidak berhenti pada jenjang sarjana, Fadli kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di London School of Economics and Political Science (LSE) dan menyelesaikan program tersebut pada tahun 2002. Ia kemudian melanjutkan studi doktoral di Departemen Sejarah FIB UI dan berhasil meraih gelar doktor pada tahun 2016.

Pada 2013, Fadli mendirikan Rumah Kreatif Fadli Zon (RKFZ) di Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. RKFZ pernah meraih Rekor MURI pada tahun 2023 dengan kategori rumah yang mempunyai berbagai koleksi budaya Nusantara terbanyak.

Penghargaan ini bukan pertama kali bagi rumah kreatif milik Fadli Zon. Pada 2011, RKFZ juga pernah menyabet rekor MURI untuk tiga kategori, yakni koleksi keris terbanyak, koleksi koran tua terbanyak, dan piringan hitam terbanyak, menyadur Antara.

Di rumah kreatif itu juga terdapat berbagai koleksi prangko, wayang, komik, kaset, gitar dari musisi kenamaan Zaenal Arifin, Rhoma Irama, Dara Puspita hingga gerabah dari Sungai Musi dari tahun 800/900-an.

Tak hanya itu, di rumah kreatif Fadli Zon juga terdapat perpustakaan pribadi dengan berbagai macam koleksi, yakni sekitar 125 buku, yang terdiri dari 50 ribu cerita silat dan komik, dan 75 buku dengan genre lainnya.

Di bidang kebudayaan, Fadli diketahui pernah memimpin organisasi perkerisan, yakni Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI).

Menurut Fadli, keris merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya yang mungkin campuran dari berbagai macam seni.

Sekedar informasi tambahan, kabinet merah putih yang dipimpin Prabowo-Gibran mempunyai 17 program prioritas yang tertuang dalam Asta Cita, yang salah satunya yakni pelestarian seni budaya, peningkatan ekonomi kreatif, dan peningkatan prestasi olahraga.

Sebelumnya, upaya memajukan kebudayaan berada di bawah tanggung jawab Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Namun kini, setelah dibentuknya Kementerian Kebudayaan, diharapkan agenda pemajuan kebudayaan dapat lebih diprioritaskan dan selaras dengan arah kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Demikian informasi tentang perjalanan Fadli Zon sebagai pegiat budaya dan seni. Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di VOI.ID.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+