JAKARTA - Ribuan pengemudi ojek online (ojol) se-Jabodetabek menggelar aksi damai memberikan bunga mawar kepada aparat TNI dan Polri di sisi selatan kawasan Monumen Nasional (Monas).
Perwakilan peserta aksi damai, Erna, mengatakan aksi ini digelar sebagai tanda dan harapan para driver ojol agar situasi Jakarta kembali normal dan tak lagi memanas akibat rentetan aksi unjuk rasa berujung bentrokan beberapa hari terakhir.
"Kami ingin situasi Jakarta akan kembali seperti dulu. Penuh dengan lampu-lampu, penuh dengan lampu merah yang tetap nyala di malam hari," kata Erna di kawasan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 2 September.
Erna menganggap, keamanan situasi di Jakarta dibutuhkan semua pihak, termasuk pengemudi ojol. Sebab, ia mengaku pendapatannya menurun saat masa-masa bentrokan terjadi di Jakarta.
"Selama dari beberapa hari ini, semua itu menjadi tidak stabil lagi. Kehidupan rumah tangga teman-teman banyak yang amburadul, dikarenakan kondisi jalan, kondisi mungkin juga pemesanan yang jauh di bawah rata-rata sekarang ini," jelasnya.
Salah satu aksi unjuk rasa yang sempat memanas digelar kelompok ojol di depan Mako Brimob Kwitang beberapa hari lalu. Hal ini buntut meninggalnya Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demo ricuh di kawasan Tanah Abang, 28 Agustus lalu.
Seiring dengan meredanya situasi, Erna berharap pengemudi ojol yang marah atas kejadian wafatnya Affan untuk tak lagi terprovokasi dengan aksi yang mengarah pada kerusuhan di waktu mendatang.
"Kita dari awal juga sudah mengimbau ya. Untuk teman-teman ojol ini tidak terprovokasi dengan adanya situasi kondisi yang dilakukan oleh pihak-pihak di luar sana yang mempunyai kepentingan, yang mempunyai keinginan yang berbeda dengan kami," urai Erna.
Sore ini, para driver ojol dari berbagai mitra aplikator mulai berjalan keluar Monas dengan masing-masing menggenggam tangkai bunga mawar untuk mengelilingi sebagian ruas Jalan Medan Merdeka Selatan.
Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan "Tebar sejuta mawar kebaikan untuk cinta kasih dan perdamaian Indonesia Tercinta".
Di tepi jalan, aparat TNI dan Polri sudah siap berbaris menerima bunga yang akan diberikan para driver ojol. Tampak raut senyum semringah menghiasi wajah aparat. Kali ini, tak ada rompi pelindung, helm, dan tameng khas pengamanan aksi unjuk rasa yang mereka kenakan.
Ajakan pelukan dari beberapa pengemudi ojek online disambut hangat oleh para aparat. Ucapan "terima kasih" dari driver ojol tak henti bersahut-sahutan selama aksi pemberian bunga di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)