JAKARTA - Iran kembali didorong melanjutkan negosiasi program nuklir usai berlakunya gencatan senjata perang Iran-Israel.
Tapi Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyinggung "pendekatan destruktif" dari beberapa negara Eropa.
Araghchi mengkritik sikap beberapa negara Eropa atas perang udara baru-baru ini antara Israel dan Iran, dengan mengatakan negara-negara tersebut mendukung Israel dan Amerika Serikat. Dia tidak menyebutkan negara mana yang dimaksudnya.
Pernyataan Araghchi ini dikemukakan dalam panggilan telepon dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas.
Kallas mengatakan setelah panggilan telepon tersebut, negosiasi untuk mengakhiri program nuklir Iran harus dimulai kembali sesegera mungkin.
Dalam postingan di platform media sosial X, diplomat tertinggi Uni Eropa mengatakan kerja sama dengan Badan Tenaga Atom Internasional harus dilanjutkan. Uni Eropa ditegaskan Kallas siap untuk memfasilitasinya.
"Setiap ancaman untuk menarik diri dari perjanjian nonproliferasi tidak membantu meredakan ketegangan," katanya dilansir Reuters, Rabu, 2 Juli.
اقرأ أيضا:
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)