JAKARTA - BYD resmi meluncurkan sedan PHEV Seal 07 DM-i untuk pasar lokal (China), yang menghadirkan beberapa peningkatan.
Mengutip dari laman Carnewschina, Selasa, 16 September, peningkatan paling menonjol pada Seal 07 DM-i 2026 meliputi tampilan depan yang dioptimalkan, integrasi sensor lidar yang dipasang di atap, dan pengenalan sistem bantuan pengemudian cerdas “God's Eye-B” atau DiPilot 300.
Secara tampilan eksterior, masih mengusung filosofi desain "Estetika Laut" yang artinya BYD, Seal 07 DM-i 2026 menampilkan gril depan tertutup, diapit oleh kluster lampu depan yang ramping dan ramping, serta intake udara tiga bagian.

Perubahan kecil terlihat dari penghilangan strip lampu LED di bawah lampu depan. Di bagian belakang, kendaraan ini mempertahankan desain lampu belakang terintegrasi khas keluarga Seal.

Model baru ini memiliki panjang 4.995 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.495 mm, dengan jarak sumbu roda 2.900 mm. Angka-angka ini menunjukkan sedikit peningkatan panjang 15 mm dan lebar 5 mm dibandingkan model sebelumnya.

Di bagian interior, Seal 07 DM-i 2026 melanjutkan desain interior BYD yang berorientasi keluarga, ditandai dengan konsol tengah yang bersih dan minimalis.
Mobil ini dilengkapi dengan kluster instrumen LCD tertanam berukuran 10,25 inci dan layar kontrol sentral mengambang berukuran 15,6 inci yang menonjol. Kabinnya juga dilengkapi dengan roda kemudi palang empat, tuas persneling yang terpasang di kolom kemudi, dan bantalan pengisi daya nirkabel 50W untuk perangkat seluler.
اقرأ أيضا:
Di balik kap, Seal 07 DM-i 2026 mempertahankan teknologi plug in hybrid DM5.0 BYD yang telah diakui. Mesinnya bervariasi tergantung varian, ada yang menggabungkan mesin 1,5L dengan daya maksimum 74 kW atau mesin 1,5T yang lebih bertenaga dengan daya 115 kW.
Mesin-mesin ini dipadukan dengan motor penggerak listrik yang menghasilkan daya maksimum 215 hp atau 268 hp. Kendaraan ini menawarkan jarak tempuh listrik murni dalam hitungan CLTC sejauh 135 km dan 230 km.
Soal harga, mobil ramah lingkungan ini dibanderol mulai dari 149.800 yuan atau kisaran Rp344 jutaan.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)