MINAHASA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan terdapat kegiatan pertambangan emas ilegal di wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.
"Saya pernah jalan ke wilayah ini (Guning Arfak) lewat bukit-bukit, di bawah itu sungai dan saya tahu di sana itu ada sungai, di sebelahnya juga adalah penambang emas yang saya juga tidak tahu ada izinnya atau tidak ada izinnya," ujar Bahlil melalui sambungan telekonferensi saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Minahasa, dikutip Kamis, 30 Oktober.
Bahlil kemudian bertanya kepada Bupati Kabupaten Arafak, Dominggus Saiba, terkait kebenaran keberadaan tambang emas ini
"Di wilayah pak bupati ada tambang ilegal, benar?," tanya Bahlil.
Dominggus yang beraada di lokasi PLTMH Distrik Anggi, Kabupaten Arfak, membenarkan jika memang ada kegiatan pertambangan emas ilegal di wilayah tersebut. Menurutnya, pertambangan ilegal tersebut tidak mendatangkan manfaat papaun bagi perekonomian waga. Di sisi lain, kegiatan ilegal ini bahkan tidak memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Kami selama ini selama 13 tahun kami, Pemda berharap dana transfer sedangkan kami belum punya PAD," ujarnya.
Untuk itu Dominggus berinisiatif akan menemui Bahlil dalam waktu dekat untuk membahas legalitas tambang tersebut agar memberikan masukan bagi daerah sehingga berdampak bagi masyarakat Kabupaten Gunung Arfak.
Pertemuan dengan Menteri ESDM ini rencananya akan membahas permudah perizinan tambang sehingga akan mendatangkan investor untuk mengelola tambang emas tersebut secara resmi.
"Oleh sebabnya saya izin ke Pak Menteri , 2 minggu lagi saya akan bertemu dengan Pak Menteri di Jakarta. Saya minta kalau bisa izinkan kami untuk mendatangkan investor buka tambang emas di Pegaf (pegunungan Arfak) supaya mendongkrak PAD kami," sambung Dominggus.
また読む:
Bahlil kemudian berjanji akan menunggu kehadiran Dominggus di Jakarta untuk membahas nasib tambang emas tersebut. Ia juga mengonfirmasi niat dan ketegasan Dominggus untuk memberantas tambang ilegal sambil menunggu persetujuan dari Kementerian ESDM.
"Kau berani enggak berantas tambang ilegal itu, berani enggak tutup ilegal itu?" tanya Bahlil.
Dengan sigap Dominggus berjanji akan memberantas tambang emas ilegal. Bahkan ia mengaku telah berkomunikasi dengan Ketua Komisi XII DPR RI dan Gubernur Papua Barat terkait pertemuannya dengan Bahlil yang akan terjadi dalam waktu dekat.
"Saya siap, Pak Menteri!" tandas Dominggus.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)