أنشرها:

JAKARTA - PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) akan menggarap 11.000 hektare (ha) lahan sawah dalam waktu dekat. Di mana, targetnya lahan tersebut akan memasok sebanyak 55.000 gabah pada tahun ini.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengaku 11.000 ha lahan sawah yang akan digarap berada di daerah lumbung pangan atau food estate Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.

Lebih lanjut, Joao bilang proyek tersebut akan dieksekusi dalam kurun waktu satu atau dua bulan ke depan.

“Batu Raja ada 11.000 hektare, itu adalah quick win kita. Jadi itu yang pertama kali kita akan siapkan dengan perhitungan-perhitungan yang matang untuk mengeksikusinya,” ujarnya usai acara peluncuran Agrinas Pangan Nusantara di Pos Bloc Jakarta, Rabu, 14 Mei.

Berdasarkan kalkulasi, sambung Joao, 11.000 ha lahan sawah tersebut mampu memproduksi gabah mencapai 55.000 ton di sepanjang tahun ini.

“Kalau 11.000 dikali lima kan kurang lebih sekitar 55.000 ton gabah. Itu adalah quick win yang akan kita lakukan sambil melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi yang sudah kita rencanakan,” ucapnya.

Jo panggilan akrabnya mengaku sudah melakukan kerja sama dengan Awila Anlagenbau GmbH yang merupakan penyedia layanan plant engineering asal Jerman. Selain itu, juga ada kerja sama dengan Suncue Company perusahaan produksi pengering pertanian asal Taiwan.

Lebih lanjut, Jo juga mengaku telah meneken kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menyiapkan bibit padi yang unggul dan tangguh.

“Untuk membangun sustainability daripada kegiatan kita, kita juga menggandeng UGM dalam mempersiapkan bibit yang unggul, yang tangguh dan teruji dan kita terbuka dengan membuat R&D supaya semua pihak bisa terlibat dalam melakukan observasi,” katanya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)