JAKARTA - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengecam pejabat Israel di Pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, memperingatkan mereka untuk "bangun dan sadari kenyataan."
Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, Wapres Vance membela nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Amerika Serikat dan Iran pada hari Rabu.
Perjanjian tersebut memulai gencatan senjata selama 60 hari dan mencabut blokade AS terhadap Iran, memungkinkan Teheran untuk bergabung kembali dengan ekonomi global jika memenuhi komitmen yang dibuat dalam MoU tersebut.
Warga Israel, anggota parlemen Partai Republik, dan tokoh-tokoh konservatif di Washington telah mengecam kesepakatan tersebut dan secara terbuka mengkritik Presiden Donald Trump atas apa yang mereka yakini sebagai kesalahan dalam menandatangani kesepakatan tersebut.
Ketika ditanya tentang kritik ini, Wapres Vance secara khusus menyebut anggota Kabinet PM Netanyahu, tanpa menyebut nama mereka, karena menyerang kesepakatan tersebut dan secara pribadi menyerang Trump.
"Donald J. Trump adalah satu-satunya kepala negara di seluruh dunia yang bersimpati kepada negara Israel saat ini, dan kebetulan dia adalah kepala negara adidaya dunia," kata Wapres Vance, dengan nada marah, melansir Al Arabiya (19/6).
اقرأ أيضا:
"Jika saya berada di kabinet pemerintahan Israel, saya mungkin tidak akan menyerang satu-satunya sekutu kuat yang tersisa di seluruh dunia," tandasnya.
Lebih lanjut Wapres Vance menegaskan, dua pertiga dari senjata pertahanan yang melindungi "tanah air Anda telah dibangun oleh tangan Amerika dan dibayar dengan uang pajak Amerika."
"Masalah bagi Israel bukanlah Donald J. Trump, dan siapa pun di Israel yang berpikir masalah terbesar mereka adalah presiden Amerika Serikat perlu bangun dan menyadari kenyataan situasi yang dihadapi negara itu," tandasnya.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)