أنشرها:

BOGOR Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam setiap fase kebangkitan, termasuk dalam upaya memperbaiki dan menjaga lingkungan. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Green Leadership Sekolah Hijau yang digelar Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor di SMAIT SMART YBN, Bojong Neros, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat.

Kalau ada kebangkitan, pasti ada pemuda,” ujar Adityawarman saat memberikan pembekalan kepada para peserta.

Ia menegaskan bahwa konsep green leadership bermakna hadirnya anak-anak muda yang mampu membawa perubahan nyata bagi lingkungannya. Menurutnya, Pemuda Muhammadiyah perlu memiliki visi dan misi besar dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, yang dimulai dari kebiasaan-kebiasaan sederhana.

Membawa tumbler itu kebiasaan bagus. Bisa mengurangi sampah plastik dari air kemasan,” kata Adityawarman dalam keterangnya, Rabu 10 Desember.

6

Adityawarman juga mengingatkan pentingnya kebiasaan membuang sampah dengan bijak. Ia mencontohkan, sampah yang dibuang sembarangan kemudian masuk selokan atau sungai akan menumpuk dan menyebabkan banjir.

Saat ini produksi sampah di Kota Bogor mencapai 500 ton per hari. Kalau tidak bijak, Kota Bogor bisa jadi bau, becek, dan banjir,” jelasnya.

Ia turut menekankan perlunya memilah sampah sebelum dibuang. Dengan pemilahan, sebagian sampah dapat didaur ulang sehingga mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan.

Membuang sampah dalam bentuk terpilah merupakan upaya mengurangi kerusakan lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan bibit pohon dari Ketua DPRD Kota Bogor kepada Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor sebagai simbol komitmen bersama dalam gerakan pelestarian lingkungan.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)