JAKARTA – Kabar soal pelantikan menteri dan pejabat baru kian santer terdengar. Sejumlah nama calon pejabat sudah hadir di Istana di tengah derasnya hujan yang melanda Jakarta. Di antara undangan yang datang adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Namun saat dicegat, keduanya kompak irit bicara.
Sebelum masuk ke ruang pelantikan, Tito dicegat oleh wartawan yang bertugas di Istana, termasuk Teddy Kurniawan dari VOI. “Ada pelantikan, Pak?” seru wartawan yang merangsek dan menggoda dengan pertanyaan ringan.
“I don’t know. Belum tahu. Saya hanya dapat undangan doang,” kata Tito di Istana Negara, Rabu 19 September.
اقرأ أيضا:
Ia berusaha keras melepaskan diri dari kerumunan insan pers, namun sempat memberikan jawaban singkat. “Yang saya dengar ya (ada pelantikan Menko Polhukam). Ya, sebagai Mendagri kan saya di bawah koordinasi Menko Polhukam,” ujarnya.
Ketika didesak dengan pertanyaan soal nama Djamari Chaniago yang disebut-sebut akan menjabat sebagai Menko Polhukam, Tito enggan memberikan konfirmasi. “Saya enggak tahu,” kilahnya sembari terus berusaha keluar dari kerumunan wartawan.
Setelah Tito Karnavian, hadir pula Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto. Mengenakan jas biru tua, ia juga irit bicara. Agus berupaya keras melepaskan diri dari kerumunan insan pers yang meminta komentarnya soal kehadirannya di Istana. “Ada rapat katanya,” ujarnya singkat sambil meninggalkan wartawan.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)