Kanselir Jerman Rombak Anggota Pemerintahan Usai Kepala Kelompook Parlemen CDU/CSU Mundur
JAKARTA - Kanselir Jerman Friedrich Merz mengumumkan perubahan personel dalam pemerintahan Jerman menyusul pengunduran diri Jens Spahn, kepala kelompok parlemen blok Christian Democratic Union dan Christian Social Union (CDU/CSU) di parlemen.
Spahn mengumumkan pengunduran dirinya pada 18 Juli setelah muncul skandal di dalam CDU terkait Spahn dan suaminya yang membayar seorang wanita untuk jasa ibu pengganti di Amerika Serikat.
Anggota blok CDU/CSU lainnya, termasuk Kanselir Friedrich Merz, mengecam langkah tersebut, karena praktik ibu pengganti ilegal di Jerman.
"[Ketua CSU] Markus Soder dan saya dengan cepat mencapai kesepakatan untuk mengusulkan pencalonan [Kepala Kantor Kanselir federal] Thorsten Frei untuk posisi pemimpin baru kelompok parlemen CDU/CSU di parlemen," kata Merz dalam konferensi pers dilansir ANTARA dari Sputnik, Jumat, 24 Juli.
"Saya mengusulkan [Menteri Kesehatan Jerman] Nina Warken sebagai pengganti Frei," imbuhnya.
Selain memimpin Kantor Kanselir, Warkenakan menjabat sebagai Menteri Urusan Khusus Jerman, posisi yang sebelumnya dipegang oleh Frei, imbuh sang kanselir.
另请阅读:
Setelah Warken pindah untuk memimpin Kantor Kanselir, sekretaris jenderal CDU saat ini, Carsten Linnemann, akan menjadi menteri kesehatan yang baru, kata Merz.
Pemungutan suara atas pencalonan Frei sebagai ketua kelompok parlemen yang baru akan berlangsung pada 29 Juli, imbuh sang kanselir.
Merz juga mengumumkan pengangkatan sekretaris negara parlemen di Kementerian Urusan Digital Jerman saat ini, Philipp Amthor, sebagai menteri negara baru untuk hubungan antara pemerintah pusat dan negara bagian federal di kantor Kanselir.