BYD Seal Uji Teknologi Mengemudi Baru untuk Hadapi Dominasi Nvidia

JAKARTA - BYD mulai menguji teknologi bantuan mengemudi baru pada sedan listrik Seal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pabrikan China itu menjaga daya saing teknologi mengemudi pintar di tengah dominasi Nvidia pada pasar chip kendaraan.

CarNewsChina dikutip Senin, 29 Juni, melaporkan, pengujian tersebut memakai teknologi Horizon Robotics. Ketua BYD Wang Chuanfu dan CEO Horizon Robotics Yu Kai disebut telah mencoba langsung perangkat lunak bantuan mengemudi yang sedang disiapkan.

Fokus pengujian ada pada sistem Horizon Super Drive 2.0 yang belum diluncurkan. Para teknisi sedang menghubungkan input kamera langsung ke modul pengendali pusat kendaraan atau domain controller. Perangkat ini berfungsi seperti otak yang mengolah data dari sensor kendaraan.

Integrasi itu ditujukan untuk meningkatkan kinerja sistem sebelum BYD menggunakan chip komputasi internal generasi berikutnya.

BYD sebelumnya memperkenalkan chip Xuanji A3 buatan sendiri. Chip 4 nanometer itu memiliki kemampuan komputasi hingga 700 TOPS, atau sekitar 700 triliun operasi per detik.

Saat chip itu diperkenalkan, pasar sempat memperkirakan BYD akan segera mengurangi pembelian dari pemasok luar. Kekhawatiran tersebut membuat saham sejumlah pemasok perangkat keras eksternal turun sekitar 7 persen.

Namun, laporan Late Auto menunjukkan pengujian chip internal BYD masih membutuhkan waktu. Produksi Xuanji A3 dijadwalkan mulai masuk kendaraan premium Denza pada 2027.

Artinya, pemasok chip independen masih punya ruang untuk mendukung produksi model BYD yang dipasarkan dalam jumlah besar.

Menggunakan prosesor eksternal untuk sistem kabin dan bantuan mengemudi juga membantu menekan biaya produksi. Efisiensinya diperkirakan mencapai 1.500 hingga 4.000 yuan, atau sekitar 220 hingga 588 dolar AS, per kendaraan.

Penghematan itu penting ketika BYD memperluas teknologi mengemudi pintar ke model yang lebih terjangkau. Di pasar kendaraan listrik yang perang harganya keras, biaya komponen bisa menentukan napas margin.

Horizon Robotics sebelumnya telah memasok sekitar 2,5 juta prosesor untuk mendukung teknologi bantuan mengemudi BYD. Pasokan dalam jumlah besar itu membantu menjaga kelancaran produksi tanpa menimbulkan hambatan komponen.

Data pasar China pada April menunjukkan pemasangan domain controller kendaraan penumpang mencapai sekitar 600.000 set.

Nvidia masih memimpin dengan pangsa pasar 50,9 persen, atau lebih dari 300.000 paket komputasi. Horizon Robotics berada di posisi berikutnya dengan pangsa 13,6 persen setelah memasok lebih dari 80.000 rakitan.

Dengan jadwal Xuanji A3 baru masuk produksi Denza pada 2027, BYD Seal masih mengandalkan perangkat keras eksternal untuk menjaga biaya dan kelancaran produksi.