Lumina Siap Wujudkan I-Pop ke Pasar Musik Global
JAKARTA - Lima gadis remaja—Wila, Fara, Kiandra, Isyana, dan Jennifer—bersatu dalam girl group baru, Lumina, yang merupakan proyek kolaborasi lintas budaya antara Indonesia dengan Korea Selatan.
Di bawah naungan agensi Korea Selatan, HOUSE ENM, Lumina diperkenalkan untuk mengusung mimpi besar Indonesian Pop (I-pop), dimana grup musik Indonesia diproduksi dengan standar K-pop.
Adapun lima member Lumina terpilih lewat proyek K-Pop ON-I, yang kemudian menjalani masa pelatihan (trainee) singkat sekitar tiga minggu, hingga akhirnya debut lewat single “안녕. Bintang” (Hello, Bintang).
Young Boss, produser dari HOUSE ENM, mengatakan bahwa gairah para member untuk menjadi seorang bintang begitu besar. Baginya, kehadiran Lumina menunjukkan betapa besar potensi musik yang ada di Indonesia.
“Hal yang paling mengesankan bagi saya adalah semangat yang bersinar dan proaktif dari para member. Di zaman sekarang, sulit menemukan gairah semurni itu, bahkan di Korea Selatan sekalipun,” kata Young Boss saat jumpa pers virtual baru-baru ini.
“Meskipun masih muda, saya sangat terkejut dengan kemampuan, partisipasi aktif, serta energi positif mereka,” lanjut sang produser. “Indonesia adalah negara dengan banyak talenta muda yang penuh semangat, dan sebagai produser, saya sangat menantikan masa depan bersama mereka.”
Setelah menjalani debut di Tanah Air, nantinya member Lumina—yang notabene masih duduk di bangku sekolah—dipersiapkan untuk melakukan beberapa aktivitas di Negeri Ginseng.
اقرأ أيضا:
“Para member direncanakan akan mengunjungi kantor pusat HOUSE ENM di Korea selama masa liburan sekolah mendatang, untuk menjalani pelatihan profesional dan menyusun rencana peluncuran lagu baru,” ujar Young Boss.
“Kami juga berencana memproduksi video musik (MV) dengan latar belakang pemandangan di Korea, yang kami harap akan menjadi simbol bermakna bagi transisi Lumina menjadi grup berskala global,” sambungnya.
Lebih lanjut, member Lumina berharap proyek kolaborasi ini dapat benar-benar mewujudkan mimpi mereka untuk menjadi grup Indonesia yang dapat dikenal secara global.
“Motivasi terbesar saya adalah mimpi untuk menjadi seorang idol K-Pop. Saya ingin merasakan langsung bagaimana proses training dan perjalanan menuju debut itu sendiri. Walaupun programnya berlangsung dalam waktu yang cukup singkat, pengalaman ini memberi saya gambaran nyata tentang dunia idol dan membuat saya semakin yakin untuk terus mengejar mimpi tersebut,” ujar Wila.
Di samping itu, Lumina juga melihat ekosistem musik di kawasan Asia Tenggara sudah semakin maju, dan mereka juga ingin ikut ambil bagian dalam perkembangan tersebut.
“Menurut kami perkembangan girl group di Asia Tenggara saat ini sangat menarik. Banyak talenta baru yang mulai menunjukkan kualitas yang kuat. Lumina ingin menjadi bagian dari gelombang ini dengan membawa identitas unik—menggabungkan sistem produksi K-Pop dengan karakter dan energi dari Indonesia,” pungkas Fara.