Datangi Vihara-Kelenteng, Menag Tegaskan Komitmen Pemerintah Jamin Kemudahan Beribadah

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin kemudahan beribadah bagi seluruh umat beragama, yang disampaikannya saat meninjau Vihara dan Kelenteng Sian Djin Ku Poh, Karawang, Jawa Barat,.

Nasaruddin Umar menekankan kehadiran negara dalam menjamin hak beribadah warga negara. Menag menegaskan proses perizinan pembangunan rumah ibadah tidak boleh dipersulit.

"Jika ada orang yang ingin beribadah namun belum memiliki tempatnya, kewajiban kita minimal adalah memberikan kemudahan perizinan. Jangan sampai niat baik mendekatkan diri kepada Tuhan terhambat oleh urusan administratif," ujar Menag dilansir ANTARA, Kamis, 5 Februari.

Menag menceritakan kisah teladan Nabi MuhammadSAW. saat berada di Madinah. Kala itu, Rasulullah menjumpai pembangunan rumah ibadah umat lain yang mangkrak karena kendala biaya. Bukannya membiarkan, Rasulullah justru memerintahkan agar pembangunan tersebut dilanjutkan.

"Inilah potret toleransi sejati yang diajarkan Rasulullah SAW. Perhatian beliau terhadap umat beragama lain sangat besar. Spirit inilah yang harus kita teladani dalam menjaga keberagaman di Indonesia," kata Menag.

Menurut Menag, rumah ibadah memiliki peran krusial dalam membentuk karakter manusia. Jika seseorang jauh dari rumah ibadah, maka ia berisiko jauh dari Tuhan, yang pada akhirnya berpotensi melakukan tindakan yang merugikan sesama.

"Membantu orang agar mudah beribadah berarti membantu mereka menjadi pribadi yang lebih baik. Kita patut bersyukur rumah ibadah ini berdiri tegak dan memiliki jemaah yang aktif," kata dia.

Dalam kunjungan tersebut, Menag juga menyerahkan bantuan perbaikan rumah ibadah senilai Rp50 juta sebagai wujud dukungan nyata pemerintah terhadap kenyamanan beribadah umat Buddha.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada pengurus Yayasan Sian Djin Ku Poh. Menag berharap bantuan ini tidak sekadar menjadi stimulan fisik, tetapi juga berdampak pada penguatan spiritualitas dan ekonomi umat.

"Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat luas, baik untuk perbaikan sarana fisik rumah ibadah maupun untuk program-program pemberdayaan umat di sekitarnya," ujar Menag.

Kepada umat Buddha di Karawang, Menag mengajak untuk menghidupkan Vihara dan Kelenteng Sian Djin Ku Poh dengan aktivitas spiritual. Menag berpesan agar keindahan fisik bangunan harus selaras dengan semangat jamaatnya.

"Jangan sampai bangunannya saja yang megah dan cantik, tapi tidak ada yang mengunjungi untuk beribadah. Kalau tempatnya sudah nyaman, tidak ada alasan lagi untuk malas. Semakin kita dekat dengan Tuhan, semakin jauh kita dari kemungkaran. Insya Allah," kata dia.