Neuralink Siap Produksi Massal Brain-Computer Interface Mulai 2026

JAKARTA - Elon Musk mengungkapkan bahwa perusahaan neuroteknologi miliknya, Neuralink, akan memproduksi perangkat antarmuka otak–komputer (brain-computer interface/BCI) secara massal mulai 2026.

Selain meningkatkan skala produksi, Neuralink juga berencana untuk mengadopsi prosedur bedah yang lebih ringkas dan hampir sepenuhnya otomatis.

“Neuralink akan mulai memproduksi perangkat antarmuka otak–komputer (brain-computer interface/BCI) dalam volume besar dan beralih ke prosedur bedah yang lebih ringkas serta hampir sepenuhnya otomatis pada 2026,” tulis Musk dalam postingannya di X.

Dia menyebutkan bahwa salah satu terobosan utama mereka adalah metode pemasangan benang elektroda ke otak yang dapat menembus dura mater, lapisan pelindung otak terluar, tanpa perlu mengangkatnya.

Menurut Musk, pendekatan ini menjadi langkah besar dalam meningkatkan keamanan dan efisiensi prosedur implan otak.

“Benang perangkat akan dimasukkan menembus dura (selaput pelindung otak) tanpa perlu mengangkatnya. Ini adalah hal yang sangat besar,” kata miliarder tersebut.

Sementara itu, pada akhir Oktober lalu, CEO OpenAI, Sam Altman, dikabarkan tengah mengembangkan teknologi yang sama, yang dapat terhubung ke otak manusia tanpa operasi bedah, menggunakan gelombang suara sebagai media utama.

Proyek ini dipimpin oleh Mikhail Shapiro, seorang insinyur biomolekuler ternama dari Caltech, dan disebut-sebut akan menjadi alternatif noninvasif terhadap pendekatan implan otak milik Neuralink besutan Elon Musk.