Dramatis, Singkirkan Palace Lewat Adu Penalti, Arsenal ke Semifinal Piala Liga Inggris

JAKARTA - Arsenal secara dramatis lolos ke semifinal Piala Liga Inggris setelah menyingkirkan Crystal Palace. Dalam London Derby di perempat final di Stadion Emirates, Rabu, 24 Desember 2025 dini hari WIB, Arsenal menang 8-7 (1-1) lewat adu penalti untuk bertemu Chelsea di semifinal.

Kiper cadangan Kepa Arrizabalaga akhirnya menjadi bintang kemenangan Arsenal. Setelah gagal pada tujuh tendangan penalti, Kepa sukses menggagalkan eksekusi ke-delapan yang dilakukan bek Maxence Lacroix.

Keberhasilan mantan kiper tim nasional Spanyol ini mengakhiri drama adu penalti dan membawa Arsenal ke semifinal. Di laga empat besar, Arsenal kembali bertemu tim sesama London, Chelsea yang menyingkirkan Cardiff City.

Bila Kepa tampil sebagai bintang yang menentukan kemenangan, sebaliknya Lacroix bernasib sial. Dirinya tidak hanya membuat gol bunuh diri di laga tersebut. Bek tengah asal Perancis ini juga gagal menuntaskan eksekusi penalti yang menjadikan Palace tersingkir.

Pertandingan itu sendiri berjalan ketat. Palace memberi perlawanan sengit dan mengimbangi permainan Arsenal. Ini yang menjadikan The Gunners mengalami kesulitan dan harus bekerja keras membongkar pertahanan Palace.

Di laga sesama tim Premier League Inggris, Arsenal tidak tampil dengan skuad terbaik. Meski demikian manajer Mikel Arteta tetap menurunkan sebagian pemain pilar seperti gelandang Mikel Merino dan Gabriel Martinelli.

Striker Gabriel Jesus untuk kali pertama menjadi starter setelah pulih dari cedera panjang. Jesus menggantikan Vikto Gyokeres yang tidak dimainkan di Carabao Cup.

Begitu pula kapten Martin Odegaard, Bukayo Saka dan Declan Rice dibangkucadangkan. Mereka baru dimainkan di babak kedua setelah Arsenal mengalami kesulitan dan permainan mereka tak sepenuhnya berkembang di babak pertama.

Meski mendapat perlawanan dari tim asuhan Oliver Glasner, namun Arsenal tetap bisa mendominasi. Paling tidak, mereka mendapat peluang melalui sundulan Gabriel Jesus. Namun kiper Walter Benitez yang menggantikan Dean Henderson secara gemilang menggagalkan peluang dia.

Benitez kembali menunjukkan performa mengesankan saat dua kali menepis peluang pemain sayap Noni Madueke. Berkali-kali serangan gagal menjadikan pemain Arsenal frustrasi.

Di babak kedua, Arsenal tetap bermain ofensif yang memaksa The Eagles harus bekerja keras membentengi pertahanan. Meski demikian, Palace juga mampu mengimbangi permainan Arsenal dan mendapat peluang yang mengancam gawang Kepa.

Saat derby ini memasuki bagian akhir, permainan justru kian memanas. Arsenal sukses memecah kebuntuan saat Lacroix membuat gol bunuh diri di menit 80. Dirinya salah mengantisipasi sepak pojok yang dilakukan Saka.

Arsenal pun unggul 1-0 dan berusaha mempertahankannya. Namun upaya mereka tak membuahkan hasil. Saat pertandingan segera berakhir, Palace malah bisa menyamakan skor melalui Marc Guehi. Bek timnas Inggris ini mampu memaksimalkan assist dari Jefferson Lerma dan mengubah skor menjadi 1-1 di menit 90+5.

Dengan hasil imbang, laga tersebut langsung diselesaikan adu penalti. Semua eksekutor Arsenal berhasil menuntaskan tugas. Odegaard membuka adu penalti dengan baik. Begitu pula bek William Saliba yang sukses menaklukkan kiper Benitez saat adu penalti memasuki sudden death.

Namun Lacroix yang menjadi eksekutor Palace berikutnya gagal. Sepakannya bisa ditahan Kepa sehingga skor tetap 8-7 dan Arsenal lolos ke semifinal.