JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melaporkan, hingga 16 Maret 2025, total penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) baru mencapai 14,9 persen atau sebesar Rp44,73 triliun dari target yang ditetapkan sebesar Rp300 triliun.
"Realiasasi penyaluran KUR sampai 16 Maret 2025 total penyalur nasional Rp44,7 Triliun atau 14,9 persen," ujar Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VII DPR RI, Selasa, 18 Maret.
Maman menjelaskan, berdasarkan rapat koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM pada 24 Desember 2024 yang lalu, pemerintah menetapkan target penyaluran UMKM pada tahun 2025 sebes Rp300 triliun dengan target sektor produksi sebesar 60 persen, target debitur baru sebesar 2,34 juta orang, target debitur graduasi sebanyak 1,17 juta orang.
Sementara itu, kemudahan UMKM mengakses KUR dengan catatan kredit di bawah Rp100 juta tanpa agunan tambahan.
اقرأ أيضا:
Maman menambahkan, realisasi lain yang berhasil dicapai Kementerian UMKM hingga Maret 2025 adalah berhasil mencatat total debitur penerima mencapai 788.237 orang atau mencapai 22 persen.
"Penyaluran sektor produksi Rp26.19 triliun atau kurang lebih baru 58 persen dari total penyaluran nasional. Artinya belum mencapai target 60 persen," tandas Maman.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)