Knicks Buat Comeback Bersejarah Menghadapi San Antonio di Final NBA

JAKARTA – New York Knicks mencatatkan comeback terbesar dalam sejarah pertandingan babak final NBA setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan 29 poin untuk merebut kemenangan atas San Antonio Spurs di gim keempat.

Knicks mencetak sejarah usai mencatatkan kemenangan dramatis 107-106 pada Kamis, 11 Juni 2026. Hasil tersebut tersebut membuat Knicks selangkah lebih dekat untuk mengakhiri puasa gelar juara NBA yang telah berlangsung sejak 1973.

Pahlawan kemenangan New York ialah OG Anunoby. Forward berusia 29 tahun tersebut mencetak poin penentu melalui tip-in setelah tembakan tiga angka Jalen Brunson meleset saat waktu pertandingan menyisakan 2,1 detik saja.

Momen tersebut berawal ketika Brunson menerima bola hasil lemparan ke dalam dari Anunoby dan langsung melepaskan tembakan dari jarak jauh dengan waktu tersisa 4,3 detik. Bola gagal masuk, tetapi Anunoby berhasil menjangkau rebound di antara Dylan Harper dan Devin Vassell untuk memasukkan bola ke ring.

Pelatih Knicks, Mike Brown, mengungkapkan bahwa saat jeda pertandingan ia meminta Anunoby untuk lebih agresif dalam memburu offensive rebound.

"Dalam hidup dan olahraga, Anda memang membutuhkan sedikit keberuntungan. Namun, Anda juga bisa menciptakan keberuntungan sendiri. Itulah pesan terbesar yang kami miliki," ujar Brown dilansir dari ESPN.

Selain mencetak angka kemenangan, Anunoby juga melakukan blok krusial terhadap upaya layup De'Aaron Fox saat pertandingan menyisakan 11,7 detik. Aksi tersebut menjaga peluang Knicks untuk membalikkan keadaan.

Anunoby kini menjadi kandidat kuat peraih penghargaan MVP final NBA. Dalam empat pertandingan final sejauh ini, ia mencatat rata-rata 23,8 poin dengan akurasi tembakan mencapai 58 persen.

"Kami tahu basket adalah permainan momentum. Kami tim yang tangguh dan sudah beberapa kali bangkit dari ketertinggalan. Kami hanya terus bermain, memangkas selisih poin sedikit demi sedikit hingga akhirnya berhasil menang," kata Anunoby.

Keberhasilan Knicks melampaui rekor comeback sebelumnya di final NBA yang dipegang Boston Celtics ketika bangkit dari defisit 24 poin melawan Los Angeles Lakers pada game 4 final NBA 2008.

Kontribusi penting juga datang dari Jose Alvarado. Guard cadangan tersebut mencetak seluruh delapan poinnya pada kuarter keempat dan membantu Knicks menjaga tekanan terhadap Spurs hingga akhir laga.

Pada babak pertama, Knicks tampil jauh dari performa terbaik mereka dan tertinggal hingga 29 poin. Namun, permainan Spurs menurun drastis setelah jeda. Tim asal San Antonio itu hanya mampu menembak dengan akurasi 20 persen pada paruh kedua pertandingan setelah sebelumnya mencatat 60 persen pada dua kuarter awal.

Knicks hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengakhiri penantian panjang selama lebih dari lima dekade. Pertandingan gim kelima akan berlangsung di markas Spurs di Frost Bank Center, San Antonio, pada Minggu, 14 Juni 2026.