Transjabodetabek Catat Lonjakan Penumpang, Koridor UI-Lebak Bulus Paling Ramai

JAKARTA - Jumlah pelanggan layanan Transjabodetabek mengalami kenaikan pada April 2026. Rute D21 Universitas Indonesia–Lebak Bulus masih menjadi koridor dengan jumlah penumpang tertinggi dibanding rute lainnya.

Berdasarkan data PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), rute D21 mencatat 315.768 pelanggan pada April 2026. Angka tersebut melonjak dibanding Maret 2026 yang berada di angka 245.867 pelanggan.

Kenaikan penumpang juga terjadi di sejumlah rute penghubung kawasan penyangga Jakarta menuju pusat aktivitas ibu kota. Rute P11 Bogor–Blok M misalnya, naik dari 211.634 pelanggan pada Maret menjadi 249.580 pelanggan pada April 2026.

Sementara itu, koridor T11 Poris Plawad–Petamburan mencatat 244.143 pelanggan dan menempati posisi ketiga sebagai rute dengan pengguna terbanyak selama April 2026.

Dominasi rute-rute dari kawasan penyangga menunjukkan mobilitas warga Bodetabek menuju Jakarta masih cukup tinggi, terutama untuk perjalanan kerja dan aktivitas harian. Sejumlah koridor yang terintegrasi dengan MRT Jakarta maupun halte transit besar juga terlihat mengalami lonjakan pelanggan.

Rute S21 Ciputat–CSW tercatat melayani 231.978 pelanggan pada April 2026, naik dibanding bulan sebelumnya sebanyak 183.494 pelanggan. Sedangkan rute S22 Ciputat–Kampung Rambutan melonjak dari 122.596 menjadi 179.894 pelanggan.

Kenaikan cukup signifikan juga terlihat pada rute D11 Depok–Cawang Sentral via Cibubur. Pada April 2026, jumlah pelanggan mencapai 134.672 orang atau meningkat dibanding Maret yang tercatat 109.953 pelanggan.

Di kawasan Bekasi, rute B21 Bekasi Timur–Cawang mencatat 117.071 pelanggan pada April 2026. Adapun koridor B41 Vida Bekasi–Cawang Sentral via Jatiasih mencapai 109.765 pelanggan.

Sementara itu, rute T31 PIK 2–Blok M mengangkut 126.869 pelanggan selama April 2026. Jumlah tersebut naik dibanding Maret yang berada di angka 120.407 pelanggan.

Tren kenaikan penumpang Transjabodetabek sejalan dengan meningkatnya penggunaan transportasi publik di Jabodetabek sepanjang awal 2026. Integrasi antarmoda, kepastian waktu tempuh, hingga semakin luasnya jaringan layanan dinilai mulai mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Meski sebagian besar rute mengalami kenaikan pelanggan, koridor B25 Bekasi–Dukuh Atas masih menjadi rute dengan jumlah pelanggan paling rendah pada April 2026, yakni 44.511 orang. Sedangkan rute SH2 Blok M–Bandara Soekarno-Hatta mencatat 45.113 pelanggan.