Trump Dipastikan Aman, Pelaku Penembakan Tewas Dieksekusi Secret Service
JAKARTA - Seorang pria bersenjata tewas setelah melepaskan tembakan ke arah pos pemeriksaan Secret Service di dekat Gedung Putih, pada Sabtu Waktu setempat atau Minggu 24 Mei pagi WIB.
Juru bicara Secret Service mengatakan petugas membalas tembakan pelaku hingga mengenai tubuhnya. Pelaku kemudian dilarikan ke rumah sakit, tetapi kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Dalam insiden tersebut, seorang warga sipil juga dilaporkan terluka. Sementara itu, tidak ada anggota Secret Service yang mengalami cedera.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump diketahui berada di Gedung Putih saat insiden terjadi. Namun, pihak Secret Service memastikan Trump tidak terdampak langsung oleh penembakan tersebut.
Aksi penembakan terjadi di persimpangan antara 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW, dekat Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower yang berada di kompleks Gedung Putih.
Menurut sumber penegak hukum seperti dilansir dari CBS, sedikitnya 15 hingga 30 tembakan dilepaskan dalam kejadian tersebut. Aparat keamanan segera mengevakuasi sejumlah orang di sekitar lokasi ke ruang konferensi pers Gedung Putih setelah situasi dinilai berbahaya.
Baca juga:
Sumber yang sama menyebutkan pelaku diduga bertindak seorang diri. Ia disebut mendekati petugas Secret Service dan menembaki mereka, tetapi gagal melukai aparat keamanan.
Petugas kemudian membalas tembakan hingga pelaku roboh di lokasi kejadian. Pelaku penembakan sempat mendapat penanganan medis saat berada dalam kondisi kritis, sebelum akhirnya meninggal dunia.