Festival Storytelling Suara Nusantara Banten 2026 Dongkrak Ekonomi Kreatif dan Literasi Budaya

JAKARTA — Festival Storytelling Cerita Rakyat Suara Nusantara Banten 2026 dinilai tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis literasi dan industri kreatif daerah.

Ajang yang diselenggarakan Navaswara di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, ini diikuti lebih dari 500 peserta dari tingkat SD hingga kategori umum. Festival mengusung tema “Menghidupkan Legenda Banten, Menginspirasi Masa Depan”.

Gubernur Andra Soni mengatakan budaya tutur memiliki nilai strategis dalam membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan industri kreatif nasional.

“Melalui Festival Suara Nusantara ini, kita tidak hanya mendengarkan cerita masa lalu, tetapi juga menanamkan nilai moral dan etika kepada calon pemimpin masa depan,” ujar Andra Soni.

Ketua panitia pelaksana Suara Nusantara sekaligus Managing Director Navaswara, Cahaya Manthovani menyebut, antusiasme peserta tahun ini meningkat signifikan dibanding pelaksanaan perdana pada 2025 di Jakarta.

Menurut dia, festival ini menunjukkan bahwa cerita rakyat masih memiliki daya tarik kuat apabila dikemas secara kreatif dan adaptif terhadap platform digital, termasuk media sosial.

“Kami melihat kualitas penceritaan yang sangat luar biasa. Peserta tidak hanya menghafal naskah, tetapi juga menyiapkan kostum dan properti secara detail,” katanya.

Ajang ini juga mendapat dukungan dari berbagai korporasi besar dan institusi, mulai dari Bank Negara Indonesia, PT PLN (Persero), PT Astra International Tbk, hingga Bank Indonesia.

Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai memperlihatkan meningkatnya perhatian dunia usaha terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

Ke depan, Navaswara berencana memperluas pelaksanaan Suara Nusantara ke berbagai provinsi lain guna memperkuat ekosistem literasi budaya sekaligus menciptakan ruang baru bagi talenta kreatif daerah.