Prabowo Sebut Danantara Masuk Enam Besar Dunia
NGANJUK — Presiden Prabowo Subianto mengklaim dana kedaulatan Indonesia atau sovereign wealth fund kini menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Pernyataan itu disampaikan saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.
Prabowo mengatakan Indonesia kini memiliki aset kelolaan mencapai 1.000 miliar dolar AS melalui Danantara.
“Aset yang kita kelola sekarang 1.000 miliar dolar,” kata Prabowo.
Menurutnya, angka tersebut membuat Indonesia masuk jajaran enam besar sovereign wealth fund dunia meski baru dibentuk pada 2025.
“Kita di atas Qatar, di atas Saudi Arabia, juga di atas Singapura,” ujarnya.
Prabowo membandingkan Danantara dengan sejumlah sovereign wealth fund dunia seperti Abu Dhabi Investment Authority, China Investment Corporation, hingga Norway Sovereign Wealth Fund.
Ia menilai capaian itu menunjukkan Indonesia mulai memiliki fondasi ekonomi yang kuat.
“Boleh juga ini negara kita,” katanya.
Prabowo mengatakan kekuatan dana kedaulatan akan dipakai untuk membangun program-program dasar seperti koperasi desa, hilirisasi industri, sekolah rakyat, dan Makan Bergizi Gratis.
Ia juga menyebut pemerintah sedang memperluas kredit murah bagi rakyat kecil melalui koperasi.
Dalam pidato itu, Prabowo mengungkap bunga kredit ultra mikro yang sebelumnya mencapai 22 hingga 24 persen kini ditekan menjadi sekitar 8 persen.
“Pengusaha besar dapat 9 persen. Emak-emak di kampung dapat 24 persen. Kita ubah,” ujarnya.
Menurut Prabowo, kekuatan ekonomi Indonesia tidak boleh hanya dinikmati korporasi besar. Karena itu, koperasi dan UMKM harus ikut diperkuat.
“Koperasi harus kuat, UMKM harus kuat,” katanya.