Dilakukan Serentak, Pembangunan Sekolah Rakyat di Empat Provinsi Terus Dikebut
JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) secara serentak di empat provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta, Sulawesi Barat dan Maluku Utara, untuk mendukung kesiapan fasilitas pendidikan pada tahun ajaran baru.
Pembangunan tersebut merupakan penugasan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis dalam rangka mendukung program prioritas nasional di sektor pendidikan.
Berbeda dengan proyek tunggal yang berfokus pada satu kawasan, pembangunan SR di empat provinsi dilakukan secara bersamaan dengan target kesetaraan standar mutu dan pengendalian lapangan terintegrasi.
Untuk mendukung percepatan tersebut, Hutama Karya menerapkan pola kerja terintegrasi, mulai dari dari sinkronisasi tahapan pekerjaan, mobilisasi sumber daya hingga penguatan pengawasan di seluruh lokasi proyek.
SR merupakan bagian dari agenda strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau layanan pendidikan formal.
Di Banten, proyek SR dibangun di Kabupaten Pandeglang dan Lebak.
Sementara di DKI Jakarta, pembangunan dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan di kawasan perkotaan padat.
Adapun di Sulawesi Barat, pembangunan berlangsung di Kabupaten Mamuju, Polewali Mandar.
Baca juga:
Sedangkan di Maluku Utara, proyek berlokasi di Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara.
Setiap kawasan SR akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari bangunan sekolah, asrama, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, kantin, gudang hingga infrastruktur kawasan lainnya.
Karena itu, percepatan pembangunan tidak hanya diukur dari progres konstruksi, tetapi juga kesiapan fasilitas agar dapat langsung difungsikan saat tahun ajaran baru dimulai.
Untuk itu, perusahaan menjalankan pekerjaan secara paralel di seluruh lokasi dengan penguatan koordinasi internal dan pengawasan mutu ketat.
Di beberapa wilayah, Hutama Karya juga menerapkan skema kolaborasi operasi untuk menjaga kelancaran pelaksanaan proyek di lapangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Execution Vice President (EVP) Sekretaris Hutama Karya Hamdani mengatakan, tantangan utama proyek tersebut bukan hanya membangun di banyak titik sekaligus, tetapi memastikan seluruh lokasi bergerak dalam standar mutu dan target fungsi sama.
Menurut dia, percepatan pembangunan dilakukan agar manfaat SR dapat segera dirasakan masyarakat.
"Proyek Sekolah Rakyat di empat provinsi mencerminkan kesiapan Hutama Karya dalam menangani percepatan pembangunan tersebar, namun tetap terukur," ujar Hamdani.