Penyanyi d4vd Akhirnya Ditahan Polisi Atas Kasus Penemuan Jenazah Wanita Remaja di Mobil Miliknya

JAKARTA - David Anthony Burke alias d4vd, resmi ditangkap oleh pihak kepolisian Los Angeles (LAPD).

Penyanyi-penulis lagu 21 tahun itu diamankan oleh Divisi Perampokan-Pembunuhan atas dugaan keterlibatan dalam kasus pembunuhan Celeste Rivas Hernandez.

Seperti diketahui, kasus ini menjadi sorotan tajam lantaran jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam bagasi mobil Tesla milik sang musisi yang terparkir di kawasan Hollywood pada September tahun lalu.

Berdasarkan keterangan resmi dari LAPD, pelantun “Here With Me” itu kini ditahan tanpa jaminan sembari menunggu berkas perkara dilimpahkan ke kantor Kejaksaan Distrik pada Senin mendatang untuk pertimbangan tuntutan hukum.

Penangkapan ini merupakan buntut dari penyelidikan panjang terkait hilangnya Hernandez dari kediamannya di Lake Elsinore, California, sejak April 2024.

Pihak berwenang juga tengah mendalami rincian perjalanan d4vd ke wilayah Santa Barbara pada musim semi 2025, yang diduga berkaitan erat dengan lini masa pasca-kematian korban.

Adapun penemuan jasad bermula dari laporan bau menyengat yang tercium oleh petugas di sebuah tempat penitipan mobil derek pada 8 September 2025.

Mobil Tesla yang terdaftar atas nama d4vd tersebut sebelumnya telah disita polisi setelah ditemukan terlantar di Hollywood Hills atas keluhan warga sekitar.

"Petugas menemukan sesosok jenazah dalam kondisi dimutilasi yang dimasukkan ke dalam tas di bagasi depan kendaraan tersebut," kata juru bicara kepolisian dalam laporan awal penyelidikan, dikutip Variety, Minggu, 19 April.

Tak lama setelah penemuan jasad, d4vd secara diam-diam membatalkan seluruh jadwal tur Amerika Serikat miliknya dan menunda promosi album deluxe terbarunya tanpa memberikan penjelasan rinci kepada penggemar.

Kasus ini pun masih terus bergulir mengingat pihak medis belum merilis secara resmi penyebab pasti kematian Hernandez karena kondisi jenazah saat ditemukan.

Namun, bukti kepemilikan kendaraan dan rekam jejak perjalanan d4vd dinilai menjadi poin krusial yang memberatkannya dalam dugaan tindak pidana berat ini.