Minta Pasukan Kuning Tak Tunggu Aduan, Pramono: Jangan Bekerja karena Viral
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Pasukan Kuning Dinas Bina Marga bekerja lebih proaktif dalam menjaga kondisi infrastruktur jalan. Ia menegaskan, pemantauan tidak boleh hanya bergantung pada laporan warga atau isu yang viral.
Di hadapan sekitar 1.500 personel, Pramono menekankan pentingnya kepekaan petugas dalam mendeteksi kerusakan jalan sejak dini. Ia juga meminta jajaran Dinas Bina Marga di lima wilayah kota memastikan jalan bebas dari lubang melalui pemantauan rutin.
"Saya ingin mengingatkan, pekerjaan ini tidak cukup hanya mengandalkan laporan atau aduan warga. Jangan hanya bekerja karena komplain atau sesuatu yang viral. Kepekaan dan ketelitian dalam memantau kondisi jalan merupakan wujud pelayanan yang sesungguhnya," kata Pramono di Kantor Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Dinas Bina Marga, Jakarta Timur, Selasa, 14 April.
Menurut Pramono, respons cepat tetap diperlukan, terutama saat terjadi kerusakan akibat cuaca ekstrem. Namun, langkah preventif dinilai jauh lebih penting agar risiko kecelakaan bisa ditekan.
"Saya melihat langsung Pasukan Kuning tetap siaga di lapangan dan bergerak cepat melakukan penanganan. Ini menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjaga keselamatan pengguna jalan," ungkap Pramono.
Baca juga:
- Kantor 2 Senator Demokrat Digeruduk Massa Tolak Senjata AS Senilai 600 Juta Dijual ke Israel
- Trump Pertimbangkan Serangan Udara ke Iran Muluskan AS Blokade Selat Hormuz
- Inggris Bantah Klaim Trump Ikut AS Blokade Selat Hormuz Hari Ini
- Trump Nonton Pertandingan UFC Saat Vance Umumkan Negosiasi AS-Iran Buntu
Selain perbaikan jalan, Pasukan Kuning juga bertugas merawat trotoar, jembatan penyeberangan orang (JPO), hingga fasilitas pendukung seperti pompa underpass dan penerangan jalan. Peran ini dinilai krusial, meski kerap luput dari perhatian publik.
"Kerja keras ini mungkin tidak selalu terlihat, tetapi manfaatnya dirasakan langsung oleh warga setiap hari," ucap Pramono.
Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya disiplin kerja dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), termasuk dalam penggunaan peralatan dan bahan, untuk menjamin keselamatan petugas maupun masyarakat.
"Dengan jumlah sekitar 1.500 personel, kinerja yang ditunjukkan sangat baik. Saya memberikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh Pasukan Kuning," ujarnya.
Menutup sambutannya, Pramono mengajak seluruh jajaran memperkuat gerakan #JagaJakarta dan mendorong target ibu kota bebas lubang melalui kerja kolektif.
"Pasukan Kuning adalah ujung tombak dalam menjaga infrastruktur kota. Saya berharap kinerja ini terus terjaga untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua," imbuh Pramono.