Freelander Dipastikan Masuk Pasar Australia

JAKARTA - Raksasa otomotif Chery kembali mengonfirmasi kehadiran satu merek lagi yang punya "cita rasa" Britania yang kental: Freelander.

Nama Freelander tentu tidak asing di telinga pencinta SUV. Nama ini sebelumnya melegenda sebagai salah satu model ikonis dari Land Rover. Kini, lewat kolaborasi strategis (Joint Venture) antara Chery dan JLR (Jaguar Land Rover) yang sudah terjalin sejak 2012, nama tersebut lahir kembali sebagai merek mandiri yang siap mengaspal secara global.

Dilaporkan CarExpert, Senin, 13 April, Chery Australia telah mengonfirmasi bahwa Freelander dijadwalkan masuk ke pasar Negeri Kanguru pada tahun 2027. Meski rincian spesifikasinya masih tertutup rapat, langkah ini menandai babak baru kolaborasi Tiongkok-Inggris tersebut. Jika sebelumnya Chery hanya merakit mobil JLR untuk pasar domestik Tiongkok, kini mereka akan memproduksi Freelander untuk pasar dunia.

Bulan lalu, Freelander memamerkan Concept 97. Angka "97" sendiri diambil dari tahun pertama produksi Land Rover Freelander (1997). Secara visual, konsep ini membawa elemen desain retro dari dua generasi awal Freelander, namun dengan sentuhan modern yang sangat kental.

Masuk ke bagian interior, jangan harap ada kesan kuno. Freelander dibekali layar infotainment besar yang berdiri bebas (free-standing) serta layar pillar-to-pillar yang membentang di sepanjang dasar kaca depan. Untuk urusan dapur pacu, mobil ini diprediksi akan menggunakan platform T1X milik Chery yang sangat fleksibel untuk teknologi Plug-in Hybrid (PHEV) maupun listrik murni (EV).

Freelander bukan satu-satunya "anak" Chery yang akan menyerbu Australia. Hingga akhir 2027, konsumen akan disuguhkan berbagai pilihan merek dari grup yang sama dengan target pasar yang berbeda-beda. Menariknya, Chery mengklaim bahwa banyaknya merek ini bukan berarti mereka saling menjatuhkan secara kasta (dari murah ke mewah). Sebaliknya, tiap merek ditujukan untuk kelompok gaya hidup yang berbeda.

Freelander, dengan nama besarnya yang sudah dikenal sejak 1998 hingga 2015, memiliki keuntungan besar dalam hal brand awareness dibanding merek baru lainnya. Bagi mereka yang rindu dengan ketangguhan ala Land Rover namun menginginkan efisiensi teknologi Chery, Freelander diprediksi akan menjadi pilihan yang sangat menarik.