Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, KSAD: Putra Terbaik yang Kami Kirim

TANGERANG - TNI kehilangan tiga prajurit dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut mereka bukan personel biasa, melainkan prajurit pilihan yang dikirim untuk tugas internasional.

“Kami hari ini berduka. Tiga anggota kita gugur,” kata KSAD Jenderal Maruli saat upacara persemayaman di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu, 4 April.

Menurut KSAD Maruli, ketiga prajurit tersebut dipilih melalui proses seleksi sebelum diberangkatkan dalam misi penjaga perdamaian.

“Beliau-beliau ini adalah putra-putra terbaik kami yang memang kami pilih dulu untuk berangkat penugasan peacekeeping,” ujarnya.

TNI kini menunggu penjelasan resmi terkait peristiwa yang menewaskan ketiganya. Maruli menyebut, Mabes TNI bersama Kementerian Pertahanan dan pemerintah akan menindaklanjuti kasus ini.

Ia menegaskan, proses penelusuran penting untuk memastikan kronologi kejadian di lapangan. “Mudah-mudahan bisa semakin jelas bagaimana peristiwa ini terjadi,” katanya.

Terkait hak prajurit dan ahli waris, KSAD Maruli memastikan akan dipenuhi. Selain dari internal TNI, dukungan juga diyakini datang dari PBB sebagai penyelenggara misi.