Cek Kesehatan Gratis Ungkap Hipertensi Dominasi Keluhan Pemudik
JAKARTA - Hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan yang kerap dialami pemudik saat musim Lebaran. Kondisi ini sering tidak disadari, padahal dapat meningkatkan risiko komplikasi serius jika tidak segera ditangani.
Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan selama perjalanan mudik menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi tubuh tetap stabil.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan bahwa tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan keluhan paling banyak ditemukan pada pemudik. Hal ini diketahui dari hasil program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilakukan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
"Tadi saya lihat di posko kesehatan, terutama kasus yang paling tinggi itu hipertensi, kemudian ada juga yang diabetes, dan ada yang menderita influenza," kata Wamenkes Dante di Jakarta, Selasa.
Menurut Dante, para pemudik yang terdeteksi memiliki keluhan kesehatan langsung mendapatkan pemeriksaan lanjutan serta obat-obatan dari posko kesehatan yang tersedia di stasiun.
"Mudah-mudahan kita berharap semuanya aman dan sampai ke tujuan masing-masing, sambil melakukan pemeriksaan kesehatan dan dilakukan secara gratis. Jadi, kita kombinasikan antara pemeriksaan kesehatan saat mudik dan CKG," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa fasilitas pemeriksaan kesehatan di Stasiun Gambir telah dilengkapi dengan sarana yang memadai sesuai standar. Tersedia beberapa tahapan pemeriksaan yang memungkinkan pemudik melakukan pengecekan kondisi tubuh secara menyeluruh sambil menunggu waktu keberangkatan.
"Sudah ada meja-mejanya lengkap itu untuk CKG, ada meja 1, meja 2, dan meja pemeriksaan. Dari yang mudik juga dilakukan pemantauan, mereka sambil menunggu bisa dilakukan CKG untuk melihat bagaimana kondisi mereka," jelasnya.
Baca juga:
Program ini juga sejalan dengan tema mudik tahun ini yang menekankan aspek keselamatan dan kenyamanan, khususnya dari sisi kesehatan.
Selain pemeriksaan umum, posko CKG di Stasiun Gambir juga menyediakan layanan kesehatan gigi. Apabila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pemudik disarankan untuk melanjutkan pengobatan di fasilitas kesehatan terdekat di daerah tujuan atau setelah kembali ke Jakarta.
"Sambil menunggu keberangkatan, mereka bisa sambil periksa kesehatan. Nanti kalau ada yang perlu dimonitor bisa melakukan pengobatan di kampungnya masing-masing atau nanti setelah balik ke Jakarta berobat lagi," tutur Wamenkes Dante.
Untuk mengakses layanan ini, masyarakat dapat mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat Kementerian Kesehatan atau langsung datang ke lokasi dengan membawa kartu identitas.
"Offline bisa, langsung datang bisa, tunjukkan KTP saja, dikasih ke petugas, bebas, pendaftaran online juga bisa supaya nanti bisa melakukan pemeriksaan kesehatan yang optimal," kata Wamenkes Dante.
Sementara itu, Kepala Stasiun Gambir Ganjar Mairizal menyampaikan bahwa hingga pukul 11.30 WIB, jumlah penumpang yang berangkat telah mencapai 18.135 orang.
"Sebagian besar menuju ke arah Jawa Tengah, terutama tujuan Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Kemudian sebagian di Jawa Timur, terutama Surabaya," ucap Ganjar.