Serasa Wisata Keluarga, 500 Warga Demak Mudik Gratis, PDBN dan BRI Berangkatkan 10 Bus dari Jakarta

JAKARTA – Saat ongkos mudik terus menanjak dan pulang kampung makin terasa berat bagi perantau, 500 warga Demak di Jabodetabek mendapat jalan keluar. Mereka diberangkatkan pulang gratis dengan 10 bus dalam program Mudik Ceria yang digelar Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) bersama PGSI Demak, AMPD Jabodetabek, dan Bank BRI dari Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu, 15 Maret 2026.

Sebanyak 10 bus disiapkan untuk menyambut Idulfitri 1447 Hijriah. Delapan bus berasal dari sponsorship Bank BRI, sedangkan dua bus lainnya disediakan Ketua Umum PDBN Fathan Subchi, yang juga Anggota VI BPK RI dan pembina PGSI Jawa Tengah.

Pelepasan rombongan dilakukan Dewan Penasehat PDBN H. Sohibin yang mewakili Fathan Subchi. Doa keberangkatan dipimpin Wakil Ketua Umum PDBN H. Kamdi.

Sohibin mengatakan, program ini diharapkan bisa membantu warga Demak di Jabodetabek yang ingin pulang kampung tanpa terbebani biaya perjalanan yang terus naik menjelang Lebaran.

“Sepuluh bus kami siapkan. Delapan bus dari sponsorship Bank BRI dan dua bus dari Ketua Umum PDBN. Sekitar 500 warga Demak kami berangkatkan dari Kramat Jati. Semoga ini bisa membantu masyarakat di perantauan,” kata Sohibin.

Ketua Panitia Mudik Ceria 2026 M. Ridhwan mengatakan, mudik gratis sudah menjadi agenda rutin PDBN setiap tahun. Menurut Ridhwan, program ini tetap dibutuhkan karena biaya perjalanan menjelang Lebaran kerap melonjak, sementara kebutuhan warga untuk pulang tak bisa ditunda.

“Tahun ini mudik gratis terasa makin penting. Banyak warga ingin pulang, tapi biaya perjalanan tidak ringan. Di sisi lain, sebagian kampung halaman para pemudik juga sedang dilanda banjir,” ujar Ridhwan, yang juga Wakil Sekjen PDBN.

Sambutan warga pun besar. Ketua Umum DPD PGSI Kabupaten Demak Noor Salim menilai program yang diinisiasi Fathan Subchi bersama Bank BRI itu benar-benar membantu warga Demak di perantauan, terutama mereka yang ingin pulang lebih awal agar punya waktu lebih longgar untuk berkumpul dengan keluarga.

Hal serupa disampaikan Siti Zulaikha. Ia mengaku fasilitas yang diberikan membuat perjalanan mudik terasa lebih nyaman.

“Kami dapat bus gratis yang nyaman, juga nasi, snack, dan air mineral. Jadi mudiknya terasa ringan, serasa wisata keluarga,” ujarnya.

Pemudik lain, Prabowo Hariyanto, juga menyampaikan apresiasi. Menurut dia, program seperti ini sangat berarti bagi warga perantauan yang ingin pulang tanpa dibayangi biaya besar.