KPK Soal OTT Bupati Cilacap: Dugaan Penerimaan Suap Proyek
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman terkait dugaan suap pengurusan proyek.
Adapun operasi senyap dilaksanakan pada hari ini, 13 Maret. Total 27 orang yang sudah diamankan petugas di lapangan.
"Terkait dengan kegiatan penyelidikan tertutup hari ini di wilayah Cilacap, diduga adanya penerimaan yang dilakukan oleh pihak bupati berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Cilacap," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, 13 Maret.
Budi lebih lanjut menyebut puluhan orang yang diamankan masih diperiksa secara intensif. Selain Bupati Syamsul Auliya Rachman, yang ikut dibawa adalah aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta.
Setelah pemeriksaan intensif dilakukan, nantinya tim akan menentukan pihak yang dibawa ke kantor komisi antirasuah.
Dalam operasi senyap ini, KPK juga menemukan barang bukti. Tapi, Budi belum memerinci jumlahnya.
"Barang bukti yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini salah satunya adalah dalam bentuk uang tunai. Jumlahnya nanti kami akan update kembali," pungkasnya.