Mengenal Apa itu Tumor Wilms, Lengkap dengan Penyebab dan Gejala yang Menyertainya
YOGYAKARTA – Apa itu tumor wilms? Tumor wilms adalah salah satu jenis kanker ginjal yang paling sering terjadi pada anak-anak, terutama pada usia di bawah 5 tahun. Penyakit ini juga dikenal dengan istilah nefroblastoma, yaitu tumor ganas yang berkembang pada jaringan ginjal yang belum matang.
Meski tergolong penyakit serius, tumor Wilms memiliki tingkat kesembuhan yang cukup tinggi apabila didiagnosis dan ditangani sejak dini.
Tumor Wilms biasanya hanya menyerang satu ginjal, tetapi dalam beberapa kasus dapat terjadi pada kedua ginjal sekaligus. Penyakit ini termasuk kanker langka, namun menjadi jenis kanker ginjal yang paling umum pada anak.
Nah, dalam artikel ini akan dibahas tentang apa itu tumor wilms, lengkap dengan penyebab dan gejala yang menyertainya.
Mengenal Apa itu Tumor Wilms
Disadur dari laman Children’s Hospital of Philadelphia, tumor wilms adalah tumor ganas (kanker) yang berasal dari sel-sel ginjal.
Penyakit ini merupakan jenis kanker ginjal yang paling sering menyerang anak-anak dan menyumbang sekitar 6 persen dari seluruh kasus kanker pada masa kanak-kanak.
Tumor Wilms umumnya dialami oleh anak berusia 3 hingga 4 tahun. Setelah melewati usia 5 tahun, kasusnya menjadi jauh lebih jarang ditemukan. Meski demikian, penyakit ini masih dapat terjadi pada anak yang lebih besar, bahkan pada orang dewasa dalam kasus yang sangat jarang, menyadur laman Mayo Clinic.
Pada umumnya, tumor Wilms hanya berkembang pada satu ginjal. Namun dalam beberapa kasus, kanker ini dapat muncul pada kedua ginjal secara bersamaan.
Seiring perkembangan dunia medis, kemajuan dalam diagnosis dan pengobatan tumor Wilms telah meningkatkan peluang kesembuhan bagi anak-anak yang mengalaminya. Dengan penanganan yang tepat dan deteksi dini, sebagian besar anak dengan tumor Wilms memiliki prognosis atau peluang kesembuhan yang baik.
Baca juga:
Penyebab Tumor Wilms
Sampa saat ini, penyebab tumor wilms blum diketaui secara pasti. Meski begitu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan seorang anak menderita penyakit ini, antara lain:
- Faktor genetik
Anak yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat tumor Wilms cenderung mempunyai risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit serupa dibandingkan anak yang tidak memiliki riwayat tersebut.
- Kelainan bawaan (kongenital)
Risiko tumor Wilms juga lebih besar pada anak yang lahir dengan beberapa kelainan bawaan, seperti:
- Aniridia, yaitu kondisi ketika bayi lahir tanpa sebagian atau seluruh iris pada mata.
- Hemihipertrofi, yakni keadaan ketika salah satu sisi tubuh, seperti tangan atau kaki, berukuran lebih besar dibandingkan sisi lainnya.
- Kriptorkismus, yaitu kondisi ketika testis tidak turun ke dalam kantung skrotum saat bayi lahir.
- Hipospadia, yaitu kelainan ketika lubang saluran kemih pada penis tidak berada di posisi normal.
- Kondisi atau sindrom langka
Beberapa penyakit langka juga diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko tumor Wilms pada anak, di antaranya:
- Sindrom WAGR, yaitu kombinasi kondisi yang meliputi tumor Wilms, aniridia, kelainan pada organ reproduksi dan saluran kemih, serta gangguan perkembangan intelektual.
- Sindrom Beckwith-Wiedemann, yaitu kondisi ketika bayi lahir dengan berat badan lebih dari rata-rata (lebih dari 4 kg) dan disertai pertumbuhan organ atau bagian tubuh yang tidak normal.
- Sindrom Denys-Drash, yakni kelainan langka yang ditandai dengan gangguan ginjal serta kelainan pada perkembangan testis.
Walaupun faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan risiko, tidak semua anak dengan kondisi tersebut pasti akan mengalami tumor Wilms. Karena itu, pemeriksaan medis secara berkala sangat penting untuk mendeteksi penyakit ini sejak dini.
Gejala Tumor Wilms
Gejala tumor Wilms dapat berbeda-beda pada setiap anak. Sebagian anak bahkan tidak menunjukkan gejala apa pun pada tahap awal. Namun, pada beberapa kasus, anak dengan tumor Wilms dapat mengalami sejumlah tanda atau keluhan tertentu.
Berikut beberapa gejala tumor wilms yang paling sering muncul:
- Benjolan di area perut yang dapat terasa saat diraba.
- Pembengkakan pada perut.
- Nyeri atau rasa tidak nyaman di perut.
Selain gejala tersebut, ada pula beberapa tanda lain yang mungkin muncul, di antaranya:
- Darah dalam urine (hematuria).
- Kadar sel darah merah rendah atau anemia.
- Tekanan darah tinggi.
Karena gejala tumor Wilms bisa bervariasi dan terkadang tidak terlihat jelas, penting bagi orang tua untuk segera memeriksakan anak ke tenaga medis jika menemukan tanda yang tidak biasa pada kondisi kesehatan anak.
Demikian penjelasan tentang apa itu tumor wilms. Dapatkan update berita menarik lainnya dengan mengunjungi laman VOI.id.