Perundingan Nuklir Iran-AS Diperkirakan Digelar di Oman

JAKARTA - Pembicaraan nuklir antara AS dan Iran, yang awalnya direncanakan akan diadakan di Turki, kini diperkirakan akan berlangsung di Oman, menurut mediaAxios.

"Pembicaraan nuklir antara AS dan Iran diperkirakan akan berlangsung di Oman pada Jumat," kata korespondenAxios, Barak Ravid, melalui akun X mengutip sumber Arab.

Axiosawalnya melaporkan Tehran ingin memindahkan pembicaraan ke negara Teluk tersebut dari Istanbul, tempat pembicaraan akan diadakan berdasarkan rencana sebelumnya. Ravid kemudian mengatakan dalam unggahannya Washington menyetujuinya.

"Negosiasi masih berlangsung mengenai apakah negara-negara Arab dan Muslim dari kawasan tersebut akan bergabung dalam pembicaraan di Oman," sambungnya dilansir ANTARA dari Anadolu, Rabu, 4 Februari.

Baik Gedung Putih, Ankara, Muscat, maupun Tehran belum segera mengkonfirmasi laporan tersebut.

Utusan khusus AS, Steve Witkoff, dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Istanbul pada Jumat untuk membahas program nuklir Iran, menurut beberapa laporan yang diterbitkan pekan ini.

Namun,Axiosmelaporkan pada Selasa Iran menuntut perubahan lokasi dan menyatakan Tehran ingin mengubah formatnya.

Laporan menunjukkan perwakilan dari Turki, Mesir, dan Qatar diharapkan bergabung dalam pembicaraan tersebut, tetapiAxiosmengatakan Iran, selain perubahan tempat, juga mendorong untuk mengadakan pembicaraan secara langsung.