Mengetahui Cara Memasukkan Ambeien yang Keluar Tanpa Rasa Sakit Berlebih

YOGYAKARTA - Cara memasukkan ambeien yang keluar paling sering dicari penderita wasir yang mengalami benjolan di anus, terutama saat buang air besar atau setelah mengejan berlebihan.

Meski terdengar sepele, penanganan yang salah justru bisa memperparah kondisi. Karena itu, penting memahami langkah aman, risiko, serta batasan perawatan mandiri. Untuk mengurangi resiko, dilansir VOI dari laman Cleveland Clinic dan NHS berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

Kapan Ambeien yang Keluar Bisa Ditangani Mandiri?

Faktanya, tidak semua ambeien yang keluar harus langsung ditangani dengan tindakan medis. Pada kondisi ringan, benjolan masih bisa masuk kembali dengan sendirinya atau dibantu secara hati-hati.

Nah, salah satu penanganan awal yang sering direkomendasikan adalah penggunaan obat topikal yang mengandung hydrocortisone.

Hydrocortisone bekerja dengan cara mengurangi peradangan, pembengkakan, dan rasa gatal di sekitar anus. Obat ini tersedia dalam berbagai bentuk dan merek, seperti Anugesic-HC, Anusol HC, Proctosedyl, Uniroid, dan Xyloproct.

Cara Menggunakan Hydrocortisone untuk Ambeien

Perlu Anda ketahui jika, penggunaan hydrocortisone harus disesuaikan dengan jenis ambeien:

Krim, salep, atau semprot (untuk ambeien eksternal)

Obat ini digunakan di kulit sekitar anus. Langkah umumnya meliputi:

  • Mencuci tangan sebelum dan sesudah pemakaian
  • Mengoleskan krim atau salep secukupnya dengan jari
  • Menyemprotkan obat satu kali pada area yang gatal atau nyeri

Suppositoria (untuk ambeien internal)

Digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam anus:

  • Pastikan sudah buang air besar
  • Bersihkan area anus dengan lembut
  • Masukkan suppositoria sekitar 2–3 cm
  • Diamkan posisi tubuh selama ±15 menit

Selain itu, hydrocortisone umumnya digunakan beberapa kali sehari, terutama pagi, malam, dan setelah buang air besar. Namun, tidak dianjurkan digunakan lebih dari 7 hari berturut-turut.

Bagaimana jika Hydrocortisone Tidak Membantu?

Bila keluhan tidak membaik setelah satu minggu, atau ambeien sering keluar kembali, dokter dapat merekomendasikan tindakan medis lanjutan. Salah satu prosedur yang umum dilakukan adalah hemorrhoid banding atau ligasi karet.

Hemorrhoid banding adalah prosedur nonoperasi untuk mengecilkan ambeien internal. Dokter akan memasang karet kecil di pangkal ambeien untuk menghentikan aliran darah.

Perlu diketahui, tanpa suplai darah ambeien akan mengering dan lepas dengan sendirinya dalam waktu sekitar satu minggu.

Proses dan Pemulihan Setelah Hemorrhoid Banding

Prosedur ini berlangsung singkat, biasanya kurang dari lima menit, dan dilakukan di klinik. Setelah tindakan, pasien masih bisa beraktivitas normal, meski mungkin merasakan sensasi penuh atau nyeri ringan di perut bawah.

Adapun, pendarahan ringan saat ambeien lepas termasuk normal. Dokter biasanya menyarankan:

  • Tidak mengejan saat buang air besar
  • Mengonsumsi makanan tinggi serat
  • Minum air putih cukup
  • Menghindari mengangkat beban berat

Tingkat keberhasilan hemorrhoid banding cukup tinggi, sekitar 70–80 persen, tergantung ukuran dan tingkat keparahan ambeien.

Baca juga artikel yang membahas Deretan Makanan yang Perlu Dihindari saat Ambeien agar Keluhan Tak Makin Parah

Lantas, Kapan Harus Segera ke Dokter?

Sebaiknya, Anda segera hubungi fasilitas kesehatan (faskes) atau tenaga medis bila mengalami beberapa gejala berikut:

  • Perdarahan hebat
  • Nyeri parah yang tidak tertahankan
  • Demam atau menggigil
  • Cairan tidak normal dari anus

Dengan demikian, cara memasukkan ambeien yang keluar tidak selalu memerlukan tindakan agresif. Pada kondisi ringan, penggunaan hydrocortisone dapat membantu meredakan pembengkakan dan ketidaknyamanan.