DPP GMNI Resmi Dikukuhkan, Ketua Umum Tegaskan Marhaenisme di Tengah Tantangan Zaman

JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) resmi mengukuhkan kepengurusan periode 2025–2028.

Pengukuhan tersebut ditandai dengan pembacaan ikrar Prasetya Korps GMNI yang dipimpin langsung Ketua Umum DPP GMNI, Sujahri Somar.

Dalam sambutannya, Sujahri menekankan pentingnya kembali memahami akar sejarah dan ideologi GMNI sebagai organisasi mahasiswa yang lahir dari kegelisahan sosial dan politik bangsa.

Menurutnya, GMNI dibentuk bukan dari ruang akademik yang nyaman, melainkan dari kesadaran akan ketidakadilan dan perjuangan rakyat.

Dia menegaskan bahwa perjuangan para pendiri bangsa, khususnya Presiden pertama RI Soekarno, dilakukan tidak hanya melalui perlawanan fisik, tetapi juga lewat kekuatan gagasan dan dialektika pemikiran.

“Di titik itulah sejarah memanggil mahasiswa dan dari panggilan itulah GMNI dilahirkan,” ujar Sujahri.

Dengan kepengurusan baru ini, DPP GMNI diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi serta menghadirkan gerakan mahasiswa yang tetap kritis, progresif, dan berpihak pada kepentingan rakyat sesuai nilai-nilai Marhaenisme.