Bulog Menuju Badan di Bawah Presiden, Rizal: Masih Digodok Komisi IV DPR

JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan perkembangan terkini rencana Perum Bulog yang akan bertransformasi menjadi badan di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Saat ini, sambung Rizal, pembahasan tersebut masih digodok di Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

“Sedang proses di Komisi IV DPR RI, sedang digodok. Kemarin di bulan Desember ada rapat di Jogja, kalau tidak salah hari ini ada rapat lanjutan. Mohon waktu. Insyaallah dalam waktu dekat akan segera ada kepastiannya,” tutur Rizal dalam media briefing Capaian Krusial Bulog 2025 dan Langkah Strategi 2026 di Kantor Bulog, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Januari.

Rizal menjelaskan, rencana menjadikan Bulog sebagai badan pemerintahan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin memperkuat peran Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Ke depan, sambung Rizal, Bulog tidak hanya mengurusi beras dan jagung, tetapi juga menjamin ketersediaan komoditas pangan strategis lainnya.

“Sesuai harapannya Bapak Presiden, Bulog jaya seperti dulu. Bulog tidak hanya mengurusi sembako, tetapi menjamin ketersediaan pangan lainnya. Seperti arahan beliau soal kemandirian pangan. Namanya mandiri itu kan kita pegang sendiri beras, telur, daging, minyak. Itu dipegang sendiri, jangan dipegang orang lain,” ujarnya.

Saat ditanya apakah Bulog nantinya akan menggantikan badan yang telah ada, Rizal menegaskan keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan DPR RI, khususnya Komisi IV dan Komisi VI.

Bulog, kata dia, siap menjalankan apapun keputusan yang ditetapkan.

“Ini digodok nanti dari Komisi IV. Kami tinggal perintah, siap melaksanakan tugas. Bulog siap melaksanakan tugas pemerintah maupun DPR RI Komisi IV dan VI,” ucapnya.