Cara Menjawab Adzan Sesuai Lafalnya, Disertai Doa

YOGYAKARTA – Bagi umat Islam, adzan adalah panggilan untuk menunaikan shalat fardhu. Saat seruan adzan terdengar, umat Islam biasanya akan menjawabnya secara lirih dengan membaca bacaan tertentu. Artikel ini akan membahas bagaimana cara menjawab adzan sesuai anjuran.

Cara Menjawab Adzan

Dilansir dari situs NU Jombang, menurut jumhur ulama, menjawab adzan dihukumi sunnah. Artinya saat seorang muslim menjawab seruan adzan maka ia mendapat pahala, namun jika tidak melakukannya maka tidak berdosa.

Cara menjawab adzan sendiri disesuaikan dengan lafal yang sedang diserukan oleh muadzin. Untuk lebih mudahnya simak penjelasannya berikut ini.

  1. Takbir Awal
  • Muadzin membaca:

اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar

  • Jawaban adzan

اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar

  1. Takbir Kedua
  • Muadzin membaca:

اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar

  • Jawaban adzan

اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar

  1. Syahadat Tauhid
  • Muadzin membaca:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ

Asyhadu an lā ilāha illallāh

  • Jawaban adzan:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ

Asyhadu an lā ilāha illallāh

  1. Syahadat Rasul
  • Muadzin membaca:

أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّٰهِ

Asyhadu anna Muḥammadar rasūlullāh

  • Jawaban adzan:

أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّٰهِ

Asyhadu anna Muḥammadar rasūlullāh

  1. Ajakan Shalat

Muadzin membaca:

حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ

Ḥayya ‘alaṣ-ṣalāh

  • Jawaban adzan (tidak menirukan lafaz muadzin):

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ

Lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh

  1. Ajakan Keberuntungan
  • Muadzin membaca:

حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ

Ḥayya ‘alal-falāḥ

  • Jawaban adzan:

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ

Lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh

  1. Takbir Akhir
  • Muadzin membaca:

اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar

  • Jawaban adzan:

اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar

  1. Penutup Tauhid
  • Muadzin membaca:

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ

Lā ilāha illallāh

  • Jawaban adzan

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ

Lā ilāha illallāh

  1. Khusus Adzan Subuh (Setelah “Hayya ‘alal-falāḥ”)
  • Muadzin membaca:

الصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ

Aṣ-ṣalātu khayrun minan-naum

  • Jawaban adzan:

صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ

Ṣadaqta wa bararta

Doa Setelah Adzan Selesai

Tidak hanya menjawab adzan, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa setelah adzan selesai dikumandangkan. Berikut ini doa setelah adzan yang bisa dibaca.

اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةْ وَالصَّلاةِ القَائِمَةْ آتِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدَنِ اْلوَسِيْلَةَ وَاْلفَضِيْلَةْ وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَحْمُوْدًا اَّلذِيْ وَعَدْتَهْ

Allâhumma rabba hâdzihid da'watit tâmmah, washshalâtil qâ-imah, âti sayyidana muhammadanil washîlata wal fadhîlah, wab'atshu maqâmam mahmûdanil ladzî wa'adtah.

Artinya:

“Wahai Tuhanku, yang memiliki seruan sempurna ini serta shalat yang segera akan dilaksanakan, berilah kepada Junjungan kami Nabi Muhammad kedudukan sebagai wasilah serta kemuliaan dan bangkitkanlah ia dalam kedudukan yang terpuji sebagaimana telah Engkau janjikan.”

Itulah informasi terkait cara menjawab adzan. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.