5 Lagu Populer Indonesia untuk Merayakan Hari Ibu

JAKARTA - Setiap tanggal 22 Desember, masyarakat Indonesia merayakan Hari Ibu yang bukan sekadar sebagai seremonial, melainkan refleksi atas kasih sayang yang tak bertepi.

Di samping itu, musik sebagai medium emosional yang paling jujur, sering kali menjadi jembatan untuk menyampaikan apa yang lidah sulit ucapkan.

Banyak musisi Tanah Air menjadikan sosok ibu sebagai inspirasi utama dalam lagunya. Dari catatan sejarah musik Tanah Air, beberapa lagu bahkan telah bertransformasi menjadi "lagu wajib" yang sanggup mengaduk emosi setiap kali baitnya didengungkan.

Berikut adalah 5 lagu Indonesia untuk menemani momen Hari Ibu:

1. "Bunda" – Melly Goeslaw (1997)

Bicara soal lagu bertema ibu, mustahil tidak menempatkan “Bunda” di daftar teratas. Dirilis pada tahun 1997 sebagai bagian dari album Potret II, lagu ini lahir dari tangan dingin Melly Goeslaw.

Melly menciptakan lagu ini sebagai dedikasi tulus untuk sang ibunda. Liriknya yang personal—seperti membuka album biru dan teringat masa kecil—membuat pendengar merasa masuk ke dalam ruang memori mereka sendiri.

Majalah Rolling Stone Indonesia sempat memasukkan lagu ini ke dalam daftar 150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa. Hingga kini, “Bunda” tetap menjadi pilihan utama dalam setiap perayaan Hari Ibu.

2. "Ibu" – Iwan Fals (1982)

Jika Melly membawa sisi lembut, Iwan Fals melalui lagu “Ibu” (dari album 1910) menghadirkan potret perjuangan yang luar biasa keras.

Lewat baris lirik "Ribuan kilo jalan yang kautempuh", Iwan menggambarkan secara eksplisit pengorbanan fisik dan mental seorang ibu. Lagu ini bukan sekadar pujian, melainkan pengakuan dosa seorang anak atas segala beban yang ditanggung sang ibu demi masa depan buah hatinya.

Karakter vokal Iwan yang berat dan penuh penghayatan membuat lagu ini menjadi anthem. Bersama Ebiet G. Ade, Iwan Fals baru-baru ini memperkenalkan ulang lagu “Ibu” kepada pendengar generasi muda.

3. "Bertaut" – Nadin Amizah (2020)

Masuk ke era terkini, ada "Bertaut" sebagai salah satu karya paling monumental dari Nadin Amizah. Lagu ini hadir sebagai bagian dari album studio perdananya yang bertajuk “Selamat Ulang Tahun”, sebuah proyek personal yang dirilis tepat di hari ulang tahunnya yang ke-20.

Secara naratif, "Bertaut" mengisahkan tentang ikatan batin yang mendalam antara seorang anak dan ibunya. Liriknya ditulis sebagai bentuk kejujuran seorang anak yang melihat ibunya sebagai cermin sekaligus tempat berlindung dari kerasnya dunia.

Popularitas lagu ini tidak perlu diragukan lagi, "Bertaut" sempat menjadi fenomena di berbagai platform media sosial, menjadi lagu wajib bagi mereka yang ingin merayakan kehangatan kasih sayang ibu, dan membawa Nadin meraih beberapa penghargaan.

4. "Hanya Rindu" – Andmesh Kamaleng (2019)

Andmesh Kamaleng mempersembahkan “Hanya Rindu” bukan sekadar lagu cinta biasa, namun memiliki kedalaman personal yang menyakitkan.

Lagu ini ditulis Andmesh sebagai bentuk ungkapan rindu yang teramat sangat kepada sosok ibu yang telah tiada. Liriknya menggambarkan ketidakberdayaan seseorang yang hanya bisa memendam rindu melalui doa dan kenangan foto.

Dengan makna yang sangat personal, lagu yang menjadi bagian album “Cinta Luar Biasa” (2019) ini jadi salah satu yang paling populer dari diskografi Andmesh. Di media sosial, lagu ini bahkan di-cover ke dalam beberapa bahasa.

5. "Surat Untuk Ibu" – Fiersa Besari (2014)

"Surat Untuk Ibu" diperkenalkan Fiersa Besari pada tahun 2014. Lagu ini menjadi bagian penting dari album kedua, “Tempat Aku Pulang”, yang mengukuhkan posisinya di industri musik independen Indonesia.

Lirik lagunya merupakan pengakuan jujur dan permohonan maaf dari seorang anak yang merasa belum mampu membalas jasa serta pengorbanan luar biasa sang ibu. Fiersa Besari menggambarkan kerinduan akan masa kecil yang hangat sekaligus rasa haru atas ketegaran seorang ibu yang sering kali menyembunyikan rasa lelah demi kebahagiaan anak-anaknya.

Berkat kedalaman maknanya, "Surat Untuk Ibu" tumbuh menjadi lagu yang populer dan bersifat abadi (evergreen), terutama di media sosial. Lagu ini selalu mengalami lonjakan popularitas setiap tahunnya menjelang perayaan Hari Ibu, di mana banyak orang menggunakannya sebagai latar musik untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih.