Apa Itu SPL Parfum? Begini Ini Pengertian dan Cara Ukurnya

YOGYAKARTA – Para penggemar wewangian pasti mengenal apa itu SPL parfum. SPL kerap dikaitkan dengan seberapa lama wangi parfum dapat bertahan setelah disemprotkan. Bahkan beberapa penggemar parfum ikut mempertimbangkan faktor SPL saat memilih wewangian. Untuk memahami lebih lanjut simak artikel berikut ini.

Apa Itu SPL Parfum?

SPL adalah kependekan dari Sillage, Projection, dan Longevity. Ketiga istilah tersebut dijadikan sebagai aspek penting dalam mengevaluasi kualitas sebuah parfum. Istilah SPL pada parfum sendiri sering digunakan oleh anggota komunitas yang diisi oleh penggemar parfum, baik pemakai atau pengulas wewangian. Artinya SPL bukan menjadi patokan formal di industri parfum.

Perlu diketahui bahwa tiga aspek SPL pada parfum punya arti dan makna yang berbeda-beda. Berikut ini penjelasan masing-masing aspek.

  • Sillage

Sillage adalah istilah dalam bahasa Prancis yang bisa dipahami sebagai “jejak”. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan jejak berupa aroma yang ditinggalkan oleh parfum di udara setelah pemakainya bergerak atau meninggalkan titik lokasinya.

Spek ini digunakan untuk menilai kualitas wangian yang digunakan pada parfum. Namun perlu diketahui bahwa sillage dipengaruhi oleh berbagai faktor terutama dari cuaca dan kondisi sekitar. Semakin tinggi sillage pada parfum, jejak wangi yang ditinggalkan akan semakin terasa meski pemakai telah meninggalkan lokasi.

  • Projection

Sedangkan istilah projection digunakan untuk menggambarkan seberapa jauh aroma parfum dapat tercium dari tubuh si pemakai. Parfum yang memiliki projection tinggi berarti aromanya kuat dan dapat tercium oleh orang di sekitarnya dengan jarak radius 1 meter dari pemakainya.

Parfum yang memiliki projection tinggi pasti memiliki konsentrasi wewangian yang lebih tegas dan pekat. Sebaliknya, projection yang rendah berarti konsentrasi wewangiannya rendah.

  • Longevity

Longevity adalah istilah yang dikaitkan dengan durabilitas wewangiannya setelah disemprotkan di tubuh pemakai. Sederhananya, longevity digunakan untuk mengukur apakah parfum taahan lama atau tidak.

Semakin tinggi longevity suatu parfum, maka aromanya akan semakin tahan lama sepanjang hari. Sebaliknya, jika longevity parfum rendah, aroma akan pudar dalam hitungan jam.

Cara Mengukur SPL Parfum

SPL pada parfum tidak dapat diukur secara objektif karena bukan ukuran formal. Meski begitu SPL sangat membantu penggemar parfum menentukan kualitas wewangiannya. Bagi Anda yang ingin mengukur SPL parfum, lakukan dengan cara berikut ini.

  • Mengukur Sillage

Cara paling mudah untuk mengukur sillage pada parfum adalah dengan menempatkan seseorang untuk mencium dan mengamati seberapa jauh wewangiannya bisa tercium. Pengukuran dilakukan setelah pemakai meninggalkan lokasi awal.

  • Mengukur Projection

Untuk mengukur daya sebar wangi parfum, Anda bisa menyemprotkan parfum pada seseorang lalu Anda bisa menjauh secara perlahan. Jika jarak Anda sudah cukup jauh dan parfum tetap tercium, artinya projection parfum tinggi.

  • Mengukur Longevity

Mengukur longevity bisa dilakukan secara mandiri oleh pemakainya yakni dengan menghitung berapa lama aroma parfum bisa tercium sejak penyemprotan dilakukan. Anda bisa mengukur satuan waktu jam atau periode misal per 3 jam, per 6 jam, dan seterusnya.

Itulah informasi apa itu SPL parfum. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.