Banjir Padang Panjang, Ambulans Dikerahkan Evakuasi Korban
JAKARTA - Sejumlah ambulans dikerahkan untuk mengevakuasi korban bencana banjir bandang (galodo) di kawasan Jembatan Kembar Silaiang, Gerbang Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), pada Kamis 27 November.
Kejadian banjir bandang pada Kamis 27 November siang itu mengakibatkan korban dari warga dan hingga Kamis pukul 14.23 WIB upaya evakuasi dan pendataan dan warga yang terjebak dari kejadian itu masih dilakukan.
"Korban dan warga terdampak masih didata. Personel masih prioritas amankan lokasi bencana dan evakuasi korban yang masih terjebak," kata Plt Kepala BPBD Kota Padang Panjang Noviyanti, disitat Antara.
Pihaknya juga mengantisipasi curah hujan tinggi yang kemungkinan berpotensi menimbulkan kejadian susulan.
Evakuasi di alur sungai di sana dan di beberapa lokasi rawan dihentikan sementara, lanjut dia, karena debit air aliran Sungai Barang Anai cukup besar dan menghindari adanya kejadian susulan.
Evakuasi dilakukan oleh tim BPBD, Basarnas, polisi, TNI dan masyarakat. Kondisi lokasi kejadian diguyur hujan deras.
Baca juga:
- AS Libur Nasional Rayakan Thanksgiving Hari Ini, Sejumlah Layanan Publik Tutup
- Aktivis Kritik Banyaknya Purnawirawan Polri Masuk Korporasi, Khawatir Jadi Backing Perusak Lingkungan
- Hari Ketiga Mogok Massal di Belgia, Penerbangan di 2 Bandara Utama Nyaris Lumpuh
- Komisi X DPR Tanya Urgensi Pembelajaran Bahasa Portugis, Mendikdasmen Akui Masih Mengkaji
Personel yang terlibat dengan mengenakan jas hujan terus melakukan pencarian dan mengangkat korban yang terluka ke ambulans untuk dirujuk ke rumah sakit
Alur Sungai Batang Anai mengalir melintasi wilayah Padang Panjang, Tanah Datar, dan Padang Pariaman.
Beberapa konten media sosial juga merekam aktivitas evakuasi dan juga foto-foto korban dari kejadian itu.
Salah satunya PJR Satlantas Polda Sumbar juga memberikan laporan awal dari kegiatan itu dan menyebutkan ada korban dari kejadian itu.
Petugas meminta masyarakat atau pengendara yang dari arah Padang Panjang ke Kota Padang untuk menghindari jalur via Lembah Anai.
Selain kejadian banjir bandang di Jembatan Kembar, juga ada beberapa titik longsor dan genangan banjir yang merendam jalur nasional itu.