Italia Perluas Investigasi Antitrust terhadap Meta Terkait Penggunaan Alat AI di WhatsApp
JAKARTA - Otoritas antitrust Italia pada Rabu 26 November mengumumkan bahwa mereka memperluas cakupan penyelidikan terhadap Meta Platforms atas dugaan penyalahgunaan posisi dominan melalui penggunaan alat kecerdasan buatan (AI) di layanan pesan instan WhatsApp.
Langkah ini menambah tekanan pada perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut, yang tengah mendapat sorotan di berbagai negara terkait integrasi AI dalam produk-produknya.
Regulator Italia, yang dikenal sebagai AGCM, menyatakan bahwa ketentuan baru WhatsApp Business Solution yang mulai berlaku pada 15 Oktober, serta integrasi alat interaksi Meta AI ke dalam WhatsApp, berpotensi membatasi output, akses pasar, atau perkembangan teknis di sektor layanan chatbot berbasis AI.
Menurut AGCM, perubahan tersebut dapat menciptakan hambatan bagi pesaing dan mengurangi pilihan bagi para pelaku usaha maupun pengguna layanan digital.
Meta belum memberikan komentar atas perluasan penyelidikan tersebut.
Baca juga:
AGCM menambahkan bahwa pihaknya juga mempertimbangkan untuk menerapkan tindakan sementara (interim measures) terkait ketentuan baru WhatsApp Business Solution serta penyertaan alat interaksi Meta AI di dalam aplikasi tersebut. Langkah ini memungkinkan regulator mengambil tindakan cepat sebelum proses investigasi tuntas, apabila dinilai terdapat risiko kerugian serius terhadap persaingan.
Investigasi terhadap Meta pertama kali dimulai pada Juli 2025. Saat itu, regulator menduga Meta mungkin telah melanggar aturan persaingan Uni Eropa karena memasukkan asisten Meta AI ke dalam WhatsApp tanpa persetujuan pengguna.
Integrasi tanpa pilihan eksplisit bagi pengguna dinilai dapat memberikan keuntungan tidak wajar bagi Meta di pasar chatbot berbasis AI yang tengah berkembang pesat.
Hingga kini, belum ada kejelasan mengenai durasi penyelidikan atau potensi sanksi yang dapat dijatuhkan, namun regulator Italia menegaskan komitmennya untuk memastikan pasar AI tetap kompetitif dan tidak didominasi oleh satu pihak.